• Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis
edupolitik
  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis
No Result
View All Result
  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis
No Result
View All Result
edupolitik
No Result
View All Result
Home Berita

“Gabah Murah, Nasib Terlunta: Belajar dari Ladang Bojonegoro”

edu-politik by edu-politik
April 11, 2025
in Berita
0
0
SHARES
18
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

 “Pelajaran dari Sawah yang Tak Diajarkan di Sekolah”

Di sekolah, anak-anak diajari tentang pentingnya ketahanan pangan. Tapi tak ada satu pun bab yang mengajarkan bagaimana rasanya panen di bawah terik matahari, hanya untuk kemudian dijual di bawah harga pokok penjualan.
Mbah Yik, petani dari Desa Tikusan, Kecamatan Kapas, tahu betul rasa pahit itu. “Rp 5.300 per kilo, itu pun kalau laku,” katanya pelan.

Sementara buku pelajaran berbicara soal HPP Rp 6.500, di kenyataan, angka itu seperti ilusi di papan tulis. Murid-murid boleh bangga menyebut Indonesia sebagai negara agraris, tapi petaninya sendiri masih harus menggenggam jerami ketimbang harapan.

Ini bukan soal ekonomi semata, tapi soal warisan ilmu yang gagal membumi.


“Dari Meja Rapat ke Petak Sawah: Siapa yang Mendengar?”

Di Jakarta, angka-angka disusun rapi dalam presentasi PowerPoint. Di Bojonegoro, petani hanya memegang angka real: Rp 5.100 – Rp 5.300/kg. Jauh dari HPP Rp 6.500 yang ditetapkan oleh pemerintah sendiri.

Harga gabah bukan hanya soal pasar, tapi soal keberpihakan. Ketika suara petani tak sampai ke telinga pejabat, maka demokrasi kehilangan salah satu fondasinya: rakyat kecil.

“Yang penting bukan harga di kertas, tapi harga di lapangan,” kata Mbah Yik dengan nada getir.
Mereka bukan minta subsidi, tapi minta diperlakukan adil.

Apa kabar janji kedaulatan pangan kalau petani saja tak bisa berdaulat atas hasil panennya sendiri?

 “Kalau Gabah Bisa Bicara, Mungkin Sudah Melaporkan ke Meja Hukum”

“Ini bukan sekadar dagang rugi, ini soal struktur yang membuat petani selalu kalah di pasar,” ujar Raka, pengacara muda yang pernah menangani kasus agraria.
Ia menyebut ketimpangan sistem distribusi, permainan tengkulak, hingga minimnya perlindungan hukum bagi petani sebagai bentuk kelalaian negara.

“Petani seharusnya bisa menggugat. Bukan hanya soal harga, tapi soal hak hidup layak,” tambahnya.
Namun seperti gabah yang tertimbun di lumbung, suara petani seringkali terkubur oleh birokrasi.


 

Di Bojonegoro, setiap bulir gabah yang jatuh bukan hanya hasil panen—tapi juga tetes perjuangan yang tak dihargai. Di negeri yang bangga menyebut petani sebagai tulang punggung, rasanya tulang itu kini kian rapuh.
Mungkin sudah saatnya kita tidak hanya belajar dari buku, tapi dari sawah. Bukan hanya bicara politik pangan, tapi memastikan keadilan menetas dari setiap benih.


 

Previous Post

TEROR SCOOPY BERTOPENG:  MALING di KOS JANGAN SKINCARE!

Next Post

Nganjuk Genap 1088 Tahun: Dari Anjuk Ladang ke Anjuk Lelang Proyek

edu-politik

edu-politik

Next Post

Nganjuk Genap 1088 Tahun: Dari Anjuk Ladang ke Anjuk Lelang Proyek

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Data Statistik Koperasi Indonesia Terkini

September 16, 2025
RSUD Nganjuk di Persimpangan: Swakelola Rp 900 Juta dan Turunnya Layanan, Menunggu Tindakan Tegas Pemda?

RSUD Nganjuk di Persimpangan: Swakelola Rp 900 Juta dan Turunnya Layanan, Menunggu Tindakan Tegas Pemda?

December 12, 2025
Menghitung Hari akhir kontrak: Sengkarut Hukum dan Izin Lingkungan Tower BTS Balonggading

Menghitung Hari akhir kontrak: Sengkarut Hukum dan Izin Lingkungan Tower BTS Balonggading

January 28, 2026

Gebyar Jaranan Nganjuk 2025: Merayakan Budaya Lokal dalam Parade Hari Jadi ke-1088

May 4, 2025

Cara menghubungi pihak yang berwenang jika terjadi pungli di sekolah

4

Peran pemerintah daerah dalam memelihara kelestarian sumber air

4

Pendidikan Politik Indonesia yang Mencerahkan

0

Peran Pendidikan politik di Indonesia

0
Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

September 11, 2026
Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

September 10, 2026
GOLDEN Baby SPA Hadir di RSUD Ngimbang, Perluas Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

GOLDEN Baby SPA Hadir di RSUD Ngimbang, Perluas Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

September 9, 2026
Jejak Inovasi dan Kreatifitas SMK Al Huda Kediri di Era Motor Listrik

Jejak Inovasi dan Kreatifitas SMK Al Huda Kediri di Era Motor Listrik

September 9, 2026

Popular Stories

  • Data Statistik Koperasi Indonesia Terkini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Nganjuk di Persimpangan: Swakelola Rp 900 Juta dan Turunnya Layanan, Menunggu Tindakan Tegas Pemda?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menghitung Hari akhir kontrak: Sengkarut Hukum dan Izin Lingkungan Tower BTS Balonggading

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gebyar Jaranan Nganjuk 2025: Merayakan Budaya Lokal dalam Parade Hari Jadi ke-1088

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemimpinan Marhaen Djumadi: Merangkul Semua Elemen Masyarakat Nganjuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
edupolitik

Portal berita terpercaya dan akurat

Follow Us

Menus

  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis

Recent News

Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

September 11, 2026
Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

September 10, 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis

© 2024 EduPolitik - Portal Berita Terpercaya

No Result
View All Result
  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis

© 2024 EduPolitik - Portal Berita Terpercaya