• Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis
edupolitik
  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis
No Result
View All Result
  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis
No Result
View All Result
edupolitik
No Result
View All Result
Home Berita

Nganjuk dalam Cengkeraman Oligarki Proyek – Dari Pokir, Hibah, hingga Internet Rp 6 Miliar

edu-politik by edu-politik
September 13, 2025
in Berita, Kabupaten/Kota
0
0
SHARES
33
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Nganjuk dalam Cengkeraman Oligarki Proyek – Dari Pokir, Hibah, hingga Internet Rp 6 Miliar

Nganjuk, Jawa Timur – Kabupaten yang dulu dijuluki “Kota Angin” kini kembali jadi sorotan. Bukan karena inovasi pembangunan, melainkan karena kabut tebal praktik oligarki, proyek bermasalah, dan pengelolaan anggaran yang penuh tanda tanya.

Dalam sepekan terakhir, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti tajam tata kelola dana Pokok Pikiran (Pokir) DPRD dan hibah di Kabupaten Nganjuk. Transparansi dianggap minim, mekanisme dianggap rawan konflik kepentingan. Bahkan, KPK mengingatkan, pola seperti ini bisa menjadi pintu masuk praktik korupsi politik yang menggerogoti anggaran rakyat.

“Pokir dan hibah seharusnya jadi instrumen demokrasi partisipatif. Tetapi jika dikuasai kelompok tertentu, maka arahnya justru jadi alat politik, bukan kesejahteraan,” ujar seorang peneliti antikorupsi di Surabaya.


Pokir, Hibah, dan Bayang-Bayang Oligarki

Hasil kajian KPK (12/9/2025) menegaskan adanya potensi “pengaturan” dana hibah yang diarahkan untuk konstituen atau kelompok dekat politisi. Di Nganjuk, pola ini makin jelas: perusahaan tertentu kerap memonopoli proyek, pejabat “jumawa” merasa tak tersentuh, dan kroni menjadi penerima utama kue anggaran.

Fenomena ini menghidupkan kembali ungkapan Jawa: Adigang, Adigung, Adiguna — kesombongan kekuasaan yang seolah kebal hukum.


Kasus Internet Rp 6 Miliar: Janji Akses, Realita Retak

Sementara itu, Kejaksaan Negeri Nganjuk tengah mengusut proyek internet senilai Rp 6 miliar di Dinas Kominfo. Proyek yang bersumber dari APBD 2024 itu diduga kuat penuh rekayasa. Alih-alih menghadirkan jaringan cepat bagi masyarakat desa, hasil pekerjaannya justru jauh dari spesifikasi rencana.

Seorang warga Desa Sukomoro mengaku kecewa:

“Katanya ada internet desa, tapi sinyalnya tidak ada. Kabel pun banyak yang putus. Uang miliaran ke mana?”

Jika benar terjadi penyimpangan, maka kerugian negara bukan hanya berupa angka di neraca keuangan, tetapi juga hilangnya kesempatan masyarakat desa mengakses dunia digital. Anak sekolah tetap kesulitan belajar daring, pedagang kecil gagal memasarkan produk secara online.


Jejak Lama: Dari OTT Bupati hingga Sorotan KPK

Ini bukan kali pertama Nganjuk menjadi perhatian penegak hukum. Tahun 2021, KPK melakukan OTT terhadap Bupati Nganjuk kala itu, Novi Rahman Hidayat, terkait jual beli jabatan. Kini, kasus berbeda tapi pola serupa muncul kembali: proyek dipegang kelompok tertentu, hasilnya bermasalah, rakyat jadi korban.


Menghitung Kerugian, Membaca Luka Publik

Dari Pokir DPRD, hibah yang tak jelas arah, hingga proyek internet Rp 6 miliar, kerugian publik tidak hanya materiil:

  • Kerugian negara: APBD tersedot tanpa hasil nyata.
  • Kerugian sosial: masyarakat kehilangan fasilitas publik yang dijanjikan.
  • Kerugian kepercayaan: warga semakin apatis, menilai proyek pemerintah hanyalah “panggung oligarki”.

Suara Jalanan, Harapan Penegakan

Di media sosial, warganet ramai menggunakan tagar #ngeceKPK. Mereka mendorong lembaga antirasuah untuk tidak sekadar memberi peringatan, tapi juga menindak tegas pejabat dan pengusaha yang bermain dalam lingkaran oligarki proyek.

“Kalau KPK tidak berani, artinya kita semua dipermainkan. Anggaran rakyat habis, hasilnya nihil,” tulis seorang aktivis muda Nganjuk di akun pribadinya.


Penutup: Membongkar Cengkeraman Oligarki

Kasus Nganjuk adalah cermin persoalan struktural di banyak daerah: proyek pemerintah diperlakukan seperti “ladang pribadi” pejabat dan kroninya. Dari hibah hingga proyek internet, dari DPRD hingga dinas teknis, semua rawan ditunggangi kepentingan sempit.

Kini bola ada di tangan penegak hukum. KPK sudah memberi sorotan, Kejaksaan sedang mengusut. Publik menunggu: apakah hukum benar-benar bisa menembus tembok oligarki, atau sekali lagi hanya berhenti di permukaan?


Penulis : Salim

Previous Post

Kredit Fiktif Rp 4,8 Miliar di Kediri – Cantik Muda Penjahat dan Luka Bagi Masyarakat

Next Post

Tunjangan DPRD Nganjuk: Laporan Masyarakat, Dugaan Korupsi, dan Mens Rea di Balik SK Bermasalah

edu-politik

edu-politik

Next Post
Tunjangan DPRD Nganjuk: Laporan Masyarakat, Dugaan Korupsi, dan Mens Rea di Balik SK Bermasalah

Tunjangan DPRD Nganjuk: Laporan Masyarakat, Dugaan Korupsi, dan Mens Rea di Balik SK Bermasalah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Data Statistik Koperasi Indonesia Terkini

September 16, 2025
RSUD Nganjuk di Persimpangan: Swakelola Rp 900 Juta dan Turunnya Layanan, Menunggu Tindakan Tegas Pemda?

RSUD Nganjuk di Persimpangan: Swakelola Rp 900 Juta dan Turunnya Layanan, Menunggu Tindakan Tegas Pemda?

December 12, 2025
Menghitung Hari akhir kontrak: Sengkarut Hukum dan Izin Lingkungan Tower BTS Balonggading

Menghitung Hari akhir kontrak: Sengkarut Hukum dan Izin Lingkungan Tower BTS Balonggading

January 28, 2026

Gebyar Jaranan Nganjuk 2025: Merayakan Budaya Lokal dalam Parade Hari Jadi ke-1088

May 4, 2025

Cara menghubungi pihak yang berwenang jika terjadi pungli di sekolah

4

Peran pemerintah daerah dalam memelihara kelestarian sumber air

4

Pendidikan Politik Indonesia yang Mencerahkan

0

Peran Pendidikan politik di Indonesia

0
Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

September 11, 2026
Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

September 10, 2026
GOLDEN Baby SPA Hadir di RSUD Ngimbang, Perluas Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

GOLDEN Baby SPA Hadir di RSUD Ngimbang, Perluas Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

September 9, 2026
Jejak Inovasi dan Kreatifitas SMK Al Huda Kediri di Era Motor Listrik

Jejak Inovasi dan Kreatifitas SMK Al Huda Kediri di Era Motor Listrik

September 9, 2026

Popular Stories

  • Data Statistik Koperasi Indonesia Terkini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Nganjuk di Persimpangan: Swakelola Rp 900 Juta dan Turunnya Layanan, Menunggu Tindakan Tegas Pemda?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menghitung Hari akhir kontrak: Sengkarut Hukum dan Izin Lingkungan Tower BTS Balonggading

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gebyar Jaranan Nganjuk 2025: Merayakan Budaya Lokal dalam Parade Hari Jadi ke-1088

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemimpinan Marhaen Djumadi: Merangkul Semua Elemen Masyarakat Nganjuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
edupolitik

Portal berita terpercaya dan akurat

Follow Us

Menus

  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis

Recent News

Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

September 11, 2026
Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

September 10, 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis

© 2024 EduPolitik - Portal Berita Terpercaya

No Result
View All Result
  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis

© 2024 EduPolitik - Portal Berita Terpercaya