Jalan Poros Antar Desa Teken Glagahan Menuju Patranrejo Direkonstruksi: Dorong Akses dan Ekonomi Warga
Nganjuk — Suasana di Kecamatan Loceret kini mulai terasa berbeda. Jalan poros yang menghubungkan Desa Teken–Glagahan menuju Desa Patranrejo perlahan-lahan menunjukkan wajah barunya. Aspal hitam mulus menggantikan permukaan lama yang sebelumnya tak lagi ramah bagi kendaraan. Warga pun mulai merasakan manfaat langsung dari rekonstruksi jalan yang dikerjakan oleh Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
Rekonstruksi jalan ini bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan denyut nadi yang akan menghidupkan kembali mobilitas dan perekonomian masyarakat. Dengan sumber dana dari APBD Kabupaten Nganjuk Tahun Anggaran 2025, dan nilai pekerjaan mencapai Rp 188.897.000,00, proyek ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk membangun dari desa, menghubungkan masyarakat antarwilayah, serta membuka peluang ekonomi baru.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Nganjuk, Bu Esti, menegaskan pentingnya pekerjaan ini:
“Pekerjaan ini bagian dari upaya kami meningkatkan kualitas akses jalan desa, mempermudah mobilitas warga, dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal secara merata. Infrastruktur yang baik adalah kunci agar aktivitas pendidikan, kesehatan, hingga distribusi hasil pertanian dapat berjalan lebih lancar.”
Jalan poros antar desa ini menjadi jalur vital bagi warga. Tak hanya mempersingkat waktu tempuh, tetapi juga memberi rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan — mulai dari petani, pelajar, hingga pelaku usaha kecil. Dengan mobilitas yang lebih lancar, biaya logistik menurun, dan peluang usaha baru terbuka di sekitar jalur strategis ini.
Di tepi jalan, terpampang papan proyek dengan keterangan jelas: Nomor SPK 600.1.9.3/4469/6BM/411.313/2025, menunjukan transparansi penggunaan anggaran publik dan memberi ruang bagi warga untuk ikut mengawasi jalannya proyek.
Rekonstruksi ini juga selaras dengan semangat yang tertulis di gapura desa: “Ayo Konco, Bangun Deso!” Sebuah pesan sederhana namun kuat, mengajak seluruh pihak untuk bergandengan tangan memajukan desa, bukan hanya mengandalkan pemerintah, tetapi juga partisipasi masyarakat.
Dengan selesainya proyek ini, diharapkan jalur penghubung Desa Teken–Glagahan menuju Patranrejo benar-benar menjadi urat nadi yang mempercepat roda ekonomi, menghubungkan cita-cita warga, dan memperkuat fondasi pembangunan desa yang berkelanjutan. (Andik)







