Berikut adalah berita feature yang dibuat berdasarkan fakta-fakta dari transkrip yang Anda berikan.
Transisi Digital BBM Subsidi: Nganjuk Gencarkan Aplikasi Exstar Sebelum Batas Waktu
Nganjuk, 12 September 2025 — Pemerintah Kabupaten Nganjuk secara proaktif mengadakan sosialisasi besar-besaran mengenai implementasi aplikasi Exstar. Aplikasi ini akan menjadi satu-satunya jalur resmi untuk mendapatkan surat rekomendasi pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, khususnya Solar dan Pertalite non-transportasi. Langkah ini diambil seiring dengan rencana penutupan serentak aplikasi MyPertamina untuk pembelian BBM sejenis pada 16 September 2025.
Acara yang berlangsung di Pendopo KRT Sosro Kusumo ini dihadiri oleh sekitar 100 peserta, mencakup perwakilan pemerintah daerah, Balai Penyuluh Pertanian, perguruan tinggi, organisasi masyarakat, pelaku usaha UMKM, dan kelompok tani. Sosialisasi ini bertujuan untuk memastikan seluruh pemangku kepentingan, terutama konsumen BBM bersubsidi, siap menghadapi perubahan sistem yang signifikan.
Menurut laporan panitia, perubahan ini didasari oleh Peraturan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) Nomor 2 Tahun 2023. Aturan ini menetapkan bahwa penerbitan surat rekomendasi yang sebelumnya dikeluarkan secara manual oleh desa atau kelurahan akan beralih ke pemerintah daerah melalui aplikasi Exstar.
Meskipun Pemerintah Kabupaten Nganjuk telah mengambil beberapa langkah strategis, termasuk rapat koordinasi dengan BPH Migas dan Pertamina, capaian penggunaan aplikasi ini masih menjadi tantangan. Berdasarkan data dari Pertamina, persentase pembelian BBM bersubsidi menggunakan rekomendasi Exstar masih rendah, yaitu 5% pada bulan Juli dan meningkat menjadi 20% pada bulan Agustus. Angka-angka ini menjadi urgensi bagi pemerintah daerah untuk mempercepat sosialisasi dan adopsi aplikasi ini agar mencapai 100% implementasi.
Sosialisasi ini diharapkan dapat mendorong perangkat daerah teknis untuk lebih aktif memfasilitasi masyarakat dalam proses perizinan menggunakan aplikasi Exstar, sehingga konsumen dapat segera memiliki QR Code yang dibutuhkan untuk membeli BBM bersubsidi. (I. santoso)







