• Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis
edupolitik
  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis
No Result
View All Result
  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis
No Result
View All Result
edupolitik
No Result
View All Result
Home Berita

Rp 80 Juta, Dua Amplop, dan Satu Nama di Meja Tipikor

edu-politik by edu-politik
June 19, 2025
in Berita, Kabupaten/Kota
0
0
SHARES
17
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 


đź“° Rp 80 Juta, Dua Amplop, dan Satu Nama di Meja Tipikor

“Tanda tangan di atas berkas, tanda tanya di ruang pengadilan.”

SIDOARJO – Ruang sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya kembali menjadi saksi bagaimana program mulia bernama PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) bisa berubah menjadi ladang pungutan. Di tengah niat pemerintah menata kepastian hukum atas tanah rakyat, muncul nama Heri Achmadi, perangkat Desa Trosobo, yang kini duduk sebagai terdakwa dalam kasus dugaan pungli senilai Rp 80 juta.

Sidang yang digelar pada Senin, 17 Juni 2025, mengungkap dengan terang dua amplop tebal yang diduga mampir ke rumah Heri. Bukan paket kilat khusus, tapi hasil urunan masyarakat yang seharusnya mendapatkan sertifikat secara murah dan transparan.


đź’° Dua Jalur, Satu Tujuan: Uang ke Tangan

Menurut kesaksian Nur Ainiyah, bendahara panitia PTSL, uang pertama—Rp 30 juta—diserahkan langsung ke Heri. “Itu dari panitia, saya bawa ke rumahnya setelah sertifikat dibagikan,” ujarnya, lirih di hadapan hakim.

Tak cukup di situ. Kesaksian lain menyebut adanya Rp 50 juta dari pungutan pengubahan status tanah. Per unit dikenai Rp 2,5 juta, total 20 pemohon, yang katanya juga sampai ke tangan Heri. Uang ini tidak masuk buku kas, tak pula tercatat dalam laporan pertanggungjawaban. “Perintah Pak Heri, cukup dilaporkan seolah hanya Rp 5 juta,” ungkap saksi lainnya.


đź§ľ Bukti-bukti Tak Sebening Sertifikat

Jaksa menyebut Heri menerima total Rp 80 juta, hasil dari praktik yang telah mencederai kepercayaan publik terhadap program PTSL. Heri membantah menerima uang itu. Namun suara para saksi serempak menjurus pada satu titik: perintah dan arahan berasal dari Heri Achmadi.

Program PTSL yang seharusnya membahagiakan warga desa kini justru menghadirkan trauma dan rasa kecewa. “Kami pikir ini program pemerintah yang gratis atau murah, nyatanya diminta lebih dari yang dijanjikan,” ujar salah satu warga yang ikut dalam program.


📉 Dari Sertifikat Harapan, Menjadi Bukti Perkara

PTSL didesain sebagai solusi untuk persoalan agraria dan legalitas kepemilikan tanah. Namun jika oknum di tingkat lokal mengubahnya menjadi ladang pungli, maka semangat keadilan hukum telah dikubur di halaman balai desa.

Kini, nama Heri bukan lagi sekadar aparatur desa, tapi juga bagian dari deretan terdakwa yang mempermalukan wajah birokrasi desa. Rp 80 juta yang menurut jaksa mengalir ke kantongnya, menjadi simbol dari retaknya tata kelola niat baik yang dibajak kepentingan pribadi.


⚖️ Penutup: Ketika Kepercayaan Dibayar Tunai

Ruang Tipikor mungkin akan menjatuhkan vonis. Namun luka kepercayaan warga—yang rela membayar demi legalitas tanah mereka—tak bisa dibayar kembali. Setiap lembar uang yang dikumpulkan dari tetangga dan petani kini jadi bukti bahwa korupsi tak lagi berjarak, tapi hadir di meja RT, amplop kas desa, dan tangan-tangan yang seharusnya melayani.

“Negara mungkin bisa memberi sertifikat, tapi siapa yang akan mengembalikan rasa percaya warga?”


 

Previous Post

Ketika Aturan Jadi Celah: Potret Suram Hukum dalam Pengadaan Barang dan Jasa

Next Post

Puskesmas: Jantung Kecil di Tengah Nadi Negeri

edu-politik

edu-politik

Next Post

Puskesmas: Jantung Kecil di Tengah Nadi Negeri

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Data Statistik Koperasi Indonesia Terkini

September 16, 2025
RSUD Nganjuk di Persimpangan: Swakelola Rp 900 Juta dan Turunnya Layanan, Menunggu Tindakan Tegas Pemda?

RSUD Nganjuk di Persimpangan: Swakelola Rp 900 Juta dan Turunnya Layanan, Menunggu Tindakan Tegas Pemda?

December 12, 2025
Menghitung Hari akhir kontrak: Sengkarut Hukum dan Izin Lingkungan Tower BTS Balonggading

Menghitung Hari akhir kontrak: Sengkarut Hukum dan Izin Lingkungan Tower BTS Balonggading

January 28, 2026

Gebyar Jaranan Nganjuk 2025: Merayakan Budaya Lokal dalam Parade Hari Jadi ke-1088

May 4, 2025

Cara menghubungi pihak yang berwenang jika terjadi pungli di sekolah

4

Peran pemerintah daerah dalam memelihara kelestarian sumber air

4

Pendidikan Politik Indonesia yang Mencerahkan

0

Peran Pendidikan politik di Indonesia

0
Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

September 11, 2026
Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

September 10, 2026
GOLDEN Baby SPA Hadir di RSUD Ngimbang, Perluas Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

GOLDEN Baby SPA Hadir di RSUD Ngimbang, Perluas Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

September 9, 2026
Jejak Inovasi dan Kreatifitas SMK Al Huda Kediri di Era Motor Listrik

Jejak Inovasi dan Kreatifitas SMK Al Huda Kediri di Era Motor Listrik

September 9, 2026

Popular Stories

  • Data Statistik Koperasi Indonesia Terkini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Nganjuk di Persimpangan: Swakelola Rp 900 Juta dan Turunnya Layanan, Menunggu Tindakan Tegas Pemda?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menghitung Hari akhir kontrak: Sengkarut Hukum dan Izin Lingkungan Tower BTS Balonggading

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gebyar Jaranan Nganjuk 2025: Merayakan Budaya Lokal dalam Parade Hari Jadi ke-1088

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemimpinan Marhaen Djumadi: Merangkul Semua Elemen Masyarakat Nganjuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
edupolitik

Portal berita terpercaya dan akurat

Follow Us

Menus

  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis

Recent News

Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

September 11, 2026
Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

September 10, 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis

© 2024 EduPolitik - Portal Berita Terpercaya

No Result
View All Result
  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis

© 2024 EduPolitik - Portal Berita Terpercaya