Menghidupkan Karakter Bangsa Lewat Program “RELIDITA” di SMAN 1 Puri Mojokerto
Suasana pagi di SMA Negeri 1 Puri Mojokerto terasa berbeda. Di tengah dinamika modernisasi pendidikan, sekolah ini tidak hanya mengejar kecerdasan akademik, melainkan konsisten membentuk pribadi siswa yang berakhlak mulia dan berkarakter kuat. Di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Sutoyo, SMAN 1 Puri menghadirkan sebuah terobosan program unggulan yang komprehensif bernama “RELIDITA” (Religi, Literasi, dan Adiwiyata) yang berdampak nyata.
Membangun Jiwa Religius: Dari Salat Berjamaah hingga Pembentukan Akhlak
Pilar utama dari program RELIDITA adalah penguatan aspek spiritual atau Religi. Sutoyo bersama para guru berkomitmen untuk memastikan pembentukan akhlak dan karakter mulia murid berjalan seimbang.
* Berbagai aktivitas keagamaan rutin digalakkan, termasuk pelaksanaan salat duhur dan ashar berjamaah, serta salat jumat berjamaah di lingkungan sekolah.
* Khusus di hari Jumat, suasana sekolah diisi dengan kegiatan pembacaan Yasin, istighosah, dan ayat kursi bersama-sama, sementara siswa non-muslim melaksanakan doa pagi sesuai agama masing-masing.
* Pembinaan karakter berakhlakul karimah juga dipusatkan di masjid dua bulan sekali setelah salat dhuha, yang terbukti membawa dampak positif berupa tumbuhnya sikap tawadu (rendah hati) murid kepada orang tua dan guru.
Sinergi Program Unggulan Berkelanjutan
Tidak hanya berfokus pada kegiatan keagamaan, program RELIDITA juga merangkum dua pilar penting lainnya yang saling menopang, yakni:
* Literasi: Mendorong semangat produktif menulis karya ilmiah bagi murid, guru, dan kepala sekolah.
* Adiwiyata: Menciptakan lingkungan kelas dan sekolah yang bersih, rapi, indah, serta bebas dari sampah plastik.
Asah Talenta: Mendukung peningkatan prestasi akademik dan non-akademik, termasuk program khusus kelas XII seperti bimbingan ke PTN, Kedinasan, Interpreter, hingga program pertukaran pelajar ke luar negeri.
Melalui sinergi program RELIDITA ini, SMAN 1 Puri Mojokerto di bawah kepemimpinan Sutoyo berhasil membuktikan bahwa sekolah dapat menjadi kawah candradimuka yang mencetak generasi unggul, cerdas secara intelektual, peduli lingkungan, dan tangguh secara spiritual.







