• Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis
edupolitik
  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis
No Result
View All Result
  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis
No Result
View All Result
edupolitik
No Result
View All Result
Home Nasional

Marhaban, Wahai Pemurni Jiwa dari Dosa

edu-politik by edu-politik
February 11, 2025
in Nasional
0
0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Marhaban, Wahai Pemurni Jiwa dari Dosa

Selamat datang, wahai bulan yang penuh berkah!

Bagi umat Muslim, kedatangan Ramadhan bukan hanya sebuah momen, melainkan sebuah anugerah yang dirindukan. Sebuah kesempatan emas untuk memperbaiki diri, menyucikan hati, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Sebuah bulan yang penuh dengan rahmat dan ampunan, di mana setiap detiknya menjadi peluang untuk meraih pahala yang tak terhingga. Ramadhan adalah waktu yang penuh berkah, seolah menemukan harta yang hilang lama, yang sudah lama kita cari dalam perjalanan hidup ini.

Kegembiraan menyambut Ramadhan tampak begitu nyata bagi orang-orang beriman. Mereka menyambutnya dengan penuh persiapan—tidak hanya dalam fisik, namun lebih dalam lagi pada sisi spiritual. Al-Qur’an, hadits, dan nasihat-nasihat ulama menjadi bekal mereka dalam menyambut bulan yang suci ini. Sebab, bagi mereka yang memahami hakikat Ramadhan, inilah momen terbaik untuk menyempurnakan ibadah.

Meneladani Ulama dalam Menghargai Ramadhan

Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga. Lebih dari itu, ia adalah kesempatan untuk mendalami dan merenungi isi Al-Qur’an. Ulama-ulama besar terdahulu telah menunjukkan betapa agungnya bulan ini dengan cara mereka yang luar biasa. Salah satu teladan yang patut kita contoh adalah Imam Malik, sang guru besar Kota Madinah. Imam Malik yang terkenal dengan keilmuannya itu, ketika Ramadhan datang, beliau menghentikan semua aktivitas ilmiah di masjid Nabawi dan memilih untuk sepenuhnya berinteraksi dengan Al-Qur’an.

Begitu juga dengan Imam Sufyan Ats Tsauri, yang selalu menyisihkan waktu terbaiknya untuk tilawah, membaca Al-Qur’an dan berlama-lama dalam renungan. Imam Al-Bukhari pun tidak kalah luar biasa, beliau dapat mengkhatamkan Al-Qur’an setiap siang. Bahkan Said bin Jubair, salah seorang ulama besar, dapat mengkhatamkan Al-Qur’an dua malam sekali.

Imam Asy-Syafi’i, yang dikenal sebagai ulama yang sangat produktif dalam ilmu fiqh, mengkhatamkan Al-Qur’an sebanyak 60 kali dalam satu bulan Ramadhan. Betapa luar biasa tekad mereka dalam memanfaatkan waktu Ramadhan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Salihah, Tetapi Jangan Terlupakan Kualitas

Memang, ada pendapat yang mengatakan bahwa mengkhatamkan Al-Qur’an dalam waktu kurang dari tiga hari tidak diperbolehkan. Namun, Ibnu Rajab mengingatkan bahwa pada waktu-waktu utama seperti Ramadhan dan di tempat-tempat yang mulia seperti Makkah, memperbanyak tilawah sangat dianjurkan. Ramadhan adalah waktu yang penuh berkah, di mana setiap amal ibadah akan dilipatgandakan pahala dan kebaikannya.

Ramadhan Adalah Momentum Berharga

Ingatlah, Ramadhan datang hanya sekali dalam setahun dan tidak ada yang dapat menjamin kita akan mendapatkannya kembali di tahun depan. Jangan sia-siakan kesempatan emas ini. Hasan Al-Bashri, seorang ulama besar, menegaskan dengan tegas bahwa, “Jika kamu susah shalat di malam hari, dan tak bisa berpuasa di siang hari selama Ramadhan, ketahuilah kamu telah diharamkan dari kebaikan! Artinya kamu telah penuh dengan dosa-dosa.” Sebuah peringatan yang harus kita renungkan, bahwa Ramadhan adalah bulan penuh ampunan dan kesempatan untuk membersihkan jiwa dari dosa.

Doa dan Harapan dalam Menyambut Ramadhan

Ramadhan bukan sekadar waktu untuk sampai, tetapi lebih kepada apa yang kita lakukan ketika bulan yang penuh berkah ini tiba. Ibnu Sa’dy mengingatkan kita untuk berdoa, “Jika kamu berdoa pada Allah agar disampaikan ke bulan Ramadhan, maka jangan lupa juga untuk berdoa agar Allah memberkahimu di bulan itu.” Ini adalah pengingat bahwa yang kita cari bukan hanya sekadar sampai ke Ramadhan, tetapi sejauh mana kita dapat meraih keberkahan dan ampunan Allah.

Sambil kita menunggu Ramadhan datang, mari kita menghayati doa yang penuh makna ini, yang dapat kita ucapkan dalam zikir pagi dan sore kita:

اللهم إني أعوذ بك من الهم والحزن ، والعجز والكسل ، والبخل والجبن ، وضلع الدين ، وغلبة الرجال

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kegelisahan, kesedihan, kelemahan, kemalasan, kekikiran, rasa takut, beban hutang, dan tekanan orang-orang.”

Doa ini adalah permohonan kita untuk dilindungi dari segala hal yang menghalangi kita untuk memanfaatkan Ramadhan dengan sebaik-baiknya.

Kesimpulan

Ramadhan adalah kesempatan yang datang sekali dalam setahun dan penuh dengan keberkahan. Ia adalah bulan yang dapat menyucikan jiwa, membersihkan hati, dan mendekatkan kita kepada Allah SWT. Meneladani ulama-ulama besar seperti Imam Malik, Imam Asy-Syafi’i, dan lainnya dalam memanfaatkan waktu untuk tilawah Al-Qur’an adalah pelajaran berharga bagi kita semua. Ramadhan adalah kesempatan untuk tidak hanya sampai, tetapi juga untuk berbuat yang terbaik, beribadah dengan penuh keikhlasan, dan memanfaatkan setiap detiknya dengan amal shaleh.

Marhaban, wahai bulan pemurni jiwa dari dosa! Semoga kita semua diberikan kesempatan untuk meraih keberkahan dan ampunan-Nya.

Previous Post

Kerugian yang Paling Besar dalam Perspektif Agama: Tidak Bersalawat kepada Rasulullah

Next Post

Bagaimana Al-Qur’an Mendidik Manusia: Pendekatan Integratif antara Logika, Pendidikan, dan Spiritualitas

edu-politik

edu-politik

Next Post

Bagaimana Al-Qur'an Mendidik Manusia: Pendekatan Integratif antara Logika, Pendidikan, dan Spiritualitas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Data Statistik Koperasi Indonesia Terkini

September 16, 2025
RSUD Nganjuk di Persimpangan: Swakelola Rp 900 Juta dan Turunnya Layanan, Menunggu Tindakan Tegas Pemda?

RSUD Nganjuk di Persimpangan: Swakelola Rp 900 Juta dan Turunnya Layanan, Menunggu Tindakan Tegas Pemda?

December 12, 2025
Menghitung Hari akhir kontrak: Sengkarut Hukum dan Izin Lingkungan Tower BTS Balonggading

Menghitung Hari akhir kontrak: Sengkarut Hukum dan Izin Lingkungan Tower BTS Balonggading

January 28, 2026

Gebyar Jaranan Nganjuk 2025: Merayakan Budaya Lokal dalam Parade Hari Jadi ke-1088

May 4, 2025

Cara menghubungi pihak yang berwenang jika terjadi pungli di sekolah

4

Peran pemerintah daerah dalam memelihara kelestarian sumber air

4

Pendidikan Politik Indonesia yang Mencerahkan

0

Peran Pendidikan politik di Indonesia

0
Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

September 11, 2026
Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

September 10, 2026
GOLDEN Baby SPA Hadir di RSUD Ngimbang, Perluas Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

GOLDEN Baby SPA Hadir di RSUD Ngimbang, Perluas Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

September 9, 2026
Jejak Inovasi dan Kreatifitas SMK Al Huda Kediri di Era Motor Listrik

Jejak Inovasi dan Kreatifitas SMK Al Huda Kediri di Era Motor Listrik

September 9, 2026

Popular Stories

  • Data Statistik Koperasi Indonesia Terkini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Nganjuk di Persimpangan: Swakelola Rp 900 Juta dan Turunnya Layanan, Menunggu Tindakan Tegas Pemda?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menghitung Hari akhir kontrak: Sengkarut Hukum dan Izin Lingkungan Tower BTS Balonggading

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gebyar Jaranan Nganjuk 2025: Merayakan Budaya Lokal dalam Parade Hari Jadi ke-1088

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemimpinan Marhaen Djumadi: Merangkul Semua Elemen Masyarakat Nganjuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
edupolitik

Portal berita terpercaya dan akurat

Follow Us

Menus

  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis

Recent News

Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

September 11, 2026
Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

September 10, 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis

© 2024 EduPolitik - Portal Berita Terpercaya

No Result
View All Result
  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis

© 2024 EduPolitik - Portal Berita Terpercaya