• Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis
edupolitik
  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis
No Result
View All Result
  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis
No Result
View All Result
edupolitik
No Result
View All Result
Home Berita

Lahan Digali, Janji Terbengkalai: Ironi “Gaspol” Proyek Nganjuk 2026 di Atas Luka PSN Semantok

edu-politik by edu-politik
January 28, 2026
in Berita, Desa, Kabupaten/Kota
0
0
SHARES
69
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Lahan Digali, Janji Terbengkalai: Ironi “Gaspol” Proyek Nganjuk 2026 di Atas Luka PSN Semantok

Rumah warga relokasi yang belum memiliki SHM

NGANJUK – Pemerintah Kabupaten Nganjuk tengah bersiap memacu mesin birokrasinya. Sepuluh Proyek Strategis Daerah (PSD) untuk tahun anggaran 2026 telah diumumkan dengan narasi percepatan, pendampingan hukum oleh Kejaksaan, dan jaminan tanpa intervensi teknis. Namun, di balik ambisi “Gaspol” tersebut, sebuah “bom waktu” ekologis dan sosial peninggalan Proyek Strategis Nasional (PSN) Bendungan Semantok masih berdetak tanpa kepastian penyelesaian.
Labirin TMKH: Antara Kewajiban dan Defisit Lahan
Istilah Tukar Menukar Kawasan Hutan (TMKH) bukan sekadar prosedur administratif, melainkan kompensasi vital atas hilangnya kawasan hutan akibat genangan bendungan. Berdasarkan dokumen resmi, terdapat celah besar dalam pemenuhan komitmen lahan pengganti ini.
Sebuah surat dari Pj Bupati Nganjuk tertanggal Juli 2024 mengungkap adanya kekurangan lahan pengganti yang harus ditutupi melalui skema reboisasi lahan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Ngluyu seluas minimal 36,2 hektar. Persoalan menjadi pelik saat menilik rekam jejak di Kabupaten Bondowoso. Data rekapitulasi menunjukkan bahwa di Desa Leprak, Kecamatan Klabang, hanya terdapat sekitar 15,8 hektar lahan yang terdata secara resmi sebagai lahan pengganti. Angka ini sangat kontras dengan klaim di lapangan yang sempat menyebutkan upaya pembelian lahan hingga puluhan hektar. Ke mana selisih lahan tersebut dan mengapa pemenuhannya dibebankan kembali pada reboisasi DAS?
Dana Rp800 Juta yang “Sunyi” di DAS Ngluyu
Kewajiban rehabilitasi DAS Ngluyu sebagai syarat dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) semestinya menjadi prioritas kontrol kualitas. Pada tahun 2024, dialokasikan anggaran sekitar Rp800 juta untuk rehabilitasi dan reboisasi di wilayah tersebut. Peta rencana kerja menunjukkan pembagian kerja dari Tahap I hingga Tahap IV di area Ngluyu.
Namun, di lapangan, pengawasan internal dinilai masih senyap. Tofan, seorang aktivis peduli lingkungan hidup yang juga sebagai Direktur Perkawis, menyoroti minimnya keterlibatan Inspektorat Daerah dalam memastikan kesesuaian antara anggaran yang keluar dengan tegakan pohon yang tertanam.
“Publik berhak bertanya, apakah anggaran ini benar-benar berubah menjadi hutan atau sekadar menguap dalam laporan administratif? Pembangunan yang sehat tidak lahir dari kata ‘gaspol’, melainkan dari kesabaran merapikan kewajiban lingkungan yang tertinggal,” ujar Tofan saat ditemui di sela kegiatannya memantau kebijakan publik.

Warga Relokasi: Merdeka dari Genangan, Terjebak Administrasi
Dampak dari belum tuntasnya status TMKH ini dirasakan langsung oleh ratusan warga terdampak Bendungan Semantok yang kini menempati lahan relokasi. Hingga awal 2026, mereka masih terjebak dalam ketidakpastian hukum. Sertifikat Hak Milik (SHM) yang dijanjikan tak kunjung bisa diurus karena status lahan relokasi yang secara administratif belum dinyatakan clean and clear dari status kawasan hutan.
Bagi warga, ketiadaan SHM bukan sekadar urusan kertas, melainkan hilangnya jaminan keamanan tempat tinggal dan akses ekonomi. Mereka telah mengorbankan lahan leluhur demi bendungan, namun kini dibiarkan menggantung tanpa legalitas tanah yang pasti.
Pelajaran bagi Proyek Strategis 2026
Tofan menekankan bahwa sejarah anggaran selalu jujur: mereka yang terburu-buru membangun sering kali lupa cara merawat manusia dan alamnya. Proyek strategis 2026 seharusnya tidak hanya menjadi ajang serapan anggaran, tetapi juga momentum untuk menyelesaikan hutang sosial dan ekologis Semantok.
“Selama proses reboisasi di DAS Ngluyu belum menunjukkan hasil terukur dan warga relokasi belum memegang sertifikat, maka setiap proyek baru patut diuji tingkat urgensi dan akuntabilitasnya. Jangan sampai ambisi membangun masa depan justru berdiri di atas puing-puing janji masa lalu yang belum ditepati”, pungkasnya. (Red-P)

Previous Post

Menghitung Hari akhir kontrak: Sengkarut Hukum dan Izin Lingkungan Tower BTS Balonggading

Next Post

Di Balik Isu “Soto Maut” SMA Negeri 2 Kudus: Antara Fakta, Kepanikan, dan Tanggung Jawab

edu-politik

edu-politik

Next Post

Di Balik Isu “Soto Maut” SMA Negeri 2 Kudus: Antara Fakta, Kepanikan, dan Tanggung Jawab

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Data Statistik Koperasi Indonesia Terkini

September 16, 2025
RSUD Nganjuk di Persimpangan: Swakelola Rp 900 Juta dan Turunnya Layanan, Menunggu Tindakan Tegas Pemda?

RSUD Nganjuk di Persimpangan: Swakelola Rp 900 Juta dan Turunnya Layanan, Menunggu Tindakan Tegas Pemda?

December 12, 2025
Menghitung Hari akhir kontrak: Sengkarut Hukum dan Izin Lingkungan Tower BTS Balonggading

Menghitung Hari akhir kontrak: Sengkarut Hukum dan Izin Lingkungan Tower BTS Balonggading

January 28, 2026

Gebyar Jaranan Nganjuk 2025: Merayakan Budaya Lokal dalam Parade Hari Jadi ke-1088

May 4, 2025

Cara menghubungi pihak yang berwenang jika terjadi pungli di sekolah

4

Peran pemerintah daerah dalam memelihara kelestarian sumber air

4

Pendidikan Politik Indonesia yang Mencerahkan

0

Peran Pendidikan politik di Indonesia

0
Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

September 11, 2026
Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

September 10, 2026
GOLDEN Baby SPA Hadir di RSUD Ngimbang, Perluas Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

GOLDEN Baby SPA Hadir di RSUD Ngimbang, Perluas Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

September 9, 2026
Jejak Inovasi dan Kreatifitas SMK Al Huda Kediri di Era Motor Listrik

Jejak Inovasi dan Kreatifitas SMK Al Huda Kediri di Era Motor Listrik

September 9, 2026

Popular Stories

  • Data Statistik Koperasi Indonesia Terkini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Nganjuk di Persimpangan: Swakelola Rp 900 Juta dan Turunnya Layanan, Menunggu Tindakan Tegas Pemda?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menghitung Hari akhir kontrak: Sengkarut Hukum dan Izin Lingkungan Tower BTS Balonggading

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gebyar Jaranan Nganjuk 2025: Merayakan Budaya Lokal dalam Parade Hari Jadi ke-1088

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemimpinan Marhaen Djumadi: Merangkul Semua Elemen Masyarakat Nganjuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
edupolitik

Portal berita terpercaya dan akurat

Follow Us

Menus

  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis

Recent News

Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

September 11, 2026
Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

September 10, 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis

© 2024 EduPolitik - Portal Berita Terpercaya

No Result
View All Result
  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis

© 2024 EduPolitik - Portal Berita Terpercaya