• Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis
edupolitik
  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis
No Result
View All Result
  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis
No Result
View All Result
edupolitik
No Result
View All Result
Home Berita

Khofifah Turun ke Nganjuk: Koperasi Sudah Jadi, Rakyat Menanti Isi

edu-politik by edu-politik
July 4, 2025
in Berita, Kabupaten/Kota, Provinsi
0
0
SHARES
28
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 


Khofifah Turun ke Nganjuk: Koperasi Sudah Jadi, Rakyat Menanti Isi

Oleh Redaksi 

“Bila koperasi adalah wadah, maka mari kita rayakan… wadah kosong yang sudah didirikan dengan sangat cepat.”
— Warga Imajinasi


Hari ini, angin sepoi-sepoi menyambut kedatangan orang nomor satu di Jawa Timur: Khofifah Indar Parawansa. Ia datang bukan untuk sidak pasar, bukan juga untuk menangani bencana. Tapi untuk merayakan sebuah prestasi yang, menurut pemerintah, sangat monumental: Nganjuk jadi kabupaten tercepat di Jawa Timur mendirikan Koperasi Merah Putih.

Tepat pukul 14.00 WIB, Pendapa KRT Sosrokoesoemo berubah menjadi panggung kehormatan. Wajah-wajah bahagia memenuhi ruangan. Plakat, piagam, kamera, dan senyuman para pejabat berjajar rapi. Sebuah tontonan yang nyaris sempurna—kecuali satu hal: rakyat kecil yang tidak mengerti koperasi apa yang dimaksud.


Koperasi Merah Putih: Dari Data ke Drama

Konon, sebanyak 8.494 koperasi Merah Putih telah berdiri di seluruh desa dan kelurahan di Jawa Timur. Nganjuk tercatat paling cepat: tuntas 100% sebelum kabupaten lain sempat membuka laptop.
Hebat bukan?

Tapi mari kita bertanya:

  • Apa yang sudah dilakukan koperasi-koperasi itu?
  • Apakah sudah ada warung, simpan pinjam, atau unit usaha?
  • Ataukah masih sebatas SK dan papan nama dengan logo yang dicetak tergesa?

Jawaban dari warga: “Kami belum tahu apa-apa, tapi katanya koperasi kami sudah berdiri.”
Sungguh… ajaib. Sebuah prestasi administratif yang bisa membuat Houdini malu.


Apresiasi Dulu, Evaluasi Nanti (Mungkin)

Gubernur datang membawa apresiasi. Tentu. Ini bagian dari tata kelola birokrasi modern: yang penting target tercapai, masalah belakangan.

Bahkan kabarnya, Pemkab Nganjuk menerima bonus insentif atas capaian ini. Bukan untuk koperasinya, tentu saja, tapi untuk pemerintah daerahnya. Karena di negara kita, yang rajin didorong bukan petani atau pedagang, melainkan formasi excel dan pelaporan mingguan.


Akhirnya, Rakyat Hanya Penonton

Yang absen dalam keramaian ini adalah rakyat. Ya, mereka yang seharusnya menjadi pemilik koperasi. Mereka yang seharusnya punya saham harapan dalam Koperasi Merah Putih. Tapi hari ini, rakyat hanya jadi latar. Mereka tidak diajak bicara. Tidak tahu rencana bisnis. Bahkan mungkin tidak tahu bahwa koperasi atas nama mereka sudah di-launching minggu lalu.

Sungguh revolusioner: koperasi tanpa rapat anggota, tanpa program usaha, tapi sudah 100% berdiri.


Merah Putih Tak Boleh Kosong

Dalam sejarah, koperasi adalah instrumen perlawanan ekonomi terhadap kapitalisme. Tapi hari ini, koperasi bisa menjadi sekadar simbol. Warna merah putih ada di logonya, tapi isinya belum tentu sejiwa dengan amanat UUD 1945.

Kita tidak butuh koperasi cepat jadi, tapi koperasi yang hidup—menghidupi warganya, memberi ruang usaha, membentuk daya saing lokal.

Khofifah mungkin telah kembali ke Surabaya sore ini. Plakat sudah dibagikan, piagam sudah diterima. Tapi rakyat di desa masih menunggu—kapan koperasi mereka benar-benar bergerak?


Berita ini ditulis dengan semangat cinta pada rakyat dan gatal terhadap logika “lebih cepat lebih baik” yang melupakan esensi.
Karena koperasi bukan lomba lari. Ini perjuangan panjang.
Dan perjuangan tidak cukup dengan selebrasi.


 

Previous Post

“Presiden Perintah, Menkeu yang Pusing”: Di Balik Candaan, Ada Seriusnya Fiskal Negara

Next Post

Mas Dhito Tinjau Stadion Mewah, Tapi Rakyat Dapat Apa?

edu-politik

edu-politik

Next Post

Mas Dhito Tinjau Stadion Mewah, Tapi Rakyat Dapat Apa?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Data Statistik Koperasi Indonesia Terkini

September 16, 2025
RSUD Nganjuk di Persimpangan: Swakelola Rp 900 Juta dan Turunnya Layanan, Menunggu Tindakan Tegas Pemda?

RSUD Nganjuk di Persimpangan: Swakelola Rp 900 Juta dan Turunnya Layanan, Menunggu Tindakan Tegas Pemda?

December 12, 2025
Menghitung Hari akhir kontrak: Sengkarut Hukum dan Izin Lingkungan Tower BTS Balonggading

Menghitung Hari akhir kontrak: Sengkarut Hukum dan Izin Lingkungan Tower BTS Balonggading

January 28, 2026

Gebyar Jaranan Nganjuk 2025: Merayakan Budaya Lokal dalam Parade Hari Jadi ke-1088

May 4, 2025

Cara menghubungi pihak yang berwenang jika terjadi pungli di sekolah

4

Peran pemerintah daerah dalam memelihara kelestarian sumber air

4

Pendidikan Politik Indonesia yang Mencerahkan

0

Peran Pendidikan politik di Indonesia

0
Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

September 11, 2026
Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

September 10, 2026
GOLDEN Baby SPA Hadir di RSUD Ngimbang, Perluas Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

GOLDEN Baby SPA Hadir di RSUD Ngimbang, Perluas Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

September 9, 2026
Jejak Inovasi dan Kreatifitas SMK Al Huda Kediri di Era Motor Listrik

Jejak Inovasi dan Kreatifitas SMK Al Huda Kediri di Era Motor Listrik

September 9, 2026

Popular Stories

  • Data Statistik Koperasi Indonesia Terkini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Nganjuk di Persimpangan: Swakelola Rp 900 Juta dan Turunnya Layanan, Menunggu Tindakan Tegas Pemda?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menghitung Hari akhir kontrak: Sengkarut Hukum dan Izin Lingkungan Tower BTS Balonggading

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gebyar Jaranan Nganjuk 2025: Merayakan Budaya Lokal dalam Parade Hari Jadi ke-1088

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemimpinan Marhaen Djumadi: Merangkul Semua Elemen Masyarakat Nganjuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
edupolitik

Portal berita terpercaya dan akurat

Follow Us

Menus

  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis

Recent News

Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

September 11, 2026
Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

September 10, 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis

© 2024 EduPolitik - Portal Berita Terpercaya

No Result
View All Result
  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis

© 2024 EduPolitik - Portal Berita Terpercaya