• Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis
edupolitik
  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis
No Result
View All Result
  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis
No Result
View All Result
edupolitik
No Result
View All Result
Home Berita

 “Ketika Hak Asuh Menjadi Pertaruhan Kesejahteraan Si Kecil”

edu-politik by edu-politik
April 3, 2025
in Berita
0
0
SHARES
30
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 


 “Ketika Hak Asuh Menjadi Pertaruhan Kesejahteraan Si Kecil”

Oleh: Pujiono

“Anak saya masih kecil, tapi dia harus bolak-balik dalam kondisi sakit, bahkan saat hujan deras. Mantan suami saya tetap bersikeras membawanya, tanpa memikirkan kesehatan anak kami…”

Di balik proses perceraian, seringkali yang paling dirugikan justru adalah anak. Itulah yang dirasakan seorang ibu muda yang tengah memperjuangkan hak asuh anak semata wayangnya. Ia tak pernah menolak sang ayah untuk bertemu anaknya. Namun, baginya, pertemuan itu seharusnya terjadi dengan penuh tanggung jawab dan memperhatikan kondisi sang anak.

Anak yang masih dalam usia dini itu sering kali harus berpindah tempat tinggal, meski dalam keadaan kurang sehat. Bahkan ketika tubuhnya lemah dan cuaca tidak bersahabat, sang ayah tetap membawa anak itu tanpa mempedulikan kesehatannya.

“Saya tidak melarang mantan suami saya untuk bertemu. Tapi tolong, pikirkan juga kenyamanan dan kondisi anak. Jangan paksakan kalau memang sedang tidak memungkinkan,” ujarnya dengan nada sedih.

Kini, melalui gugatan hak asuh yang diajukan ke pengadilan, sang ibu tidak hanya memperjuangkan siapa yang berhak merawat anak secara permanen, tetapi juga mengajukan permohonan agar pertemuan antara anak dan mantan suaminya dibatasi secara wajar.

Permohonannya jelas: agar sang ayah hanya boleh membawa anak ke rumahnya satu kali dalam sebulan selama maksimal satu minggu, dengan syarat tidak sedang sakit atau cuaca ekstrem. Sementara untuk pertemuan di rumah ibunya sendiri, ia tak memberi batasan, asal tidak mengganggu aktivitas atau kenyamanan anak.

Langkah ini bukan bertujuan memutus hubungan anak dengan ayahnya. Justru sebaliknya, sang ibu ingin memastikan hubungan itu tetap terjaga dengan cara yang sehat dan manusiawi, sesuai dengan prinsip “the best interest of the child” yang menjadi dasar utama hukum perlindungan anak di Indonesia.

Dalam perkara seperti ini, pengadilan biasanya mempertimbangkan segala aspek—termasuk kenyamanan emosional, kesehatan, hingga stabilitas psikologis sang anak. Harapannya, keputusan yang akan diambil nantinya benar-benar menjadi solusi terbaik bagi masa depan si kecil.

Karena di ujung semua konflik ini, ada satu suara yang belum bisa menyuarakan keinginannya sendiri: suara anak, yang hanya bisa dirasakan oleh hati seorang ibu.


 

Previous Post

Dinamika Kepatuhan Anak terhadap Ibu dan Nenek: Pengaruh Emosi dan Pengasuhan dalam Keluarga

Next Post

Ketika Suara Anak Tak Didengar, Seorang Ibu Mencoba Bicara Lewat Hukum

edu-politik

edu-politik

Next Post

Ketika Suara Anak Tak Didengar, Seorang Ibu Mencoba Bicara Lewat Hukum

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Data Statistik Koperasi Indonesia Terkini

September 16, 2025
RSUD Nganjuk di Persimpangan: Swakelola Rp 900 Juta dan Turunnya Layanan, Menunggu Tindakan Tegas Pemda?

RSUD Nganjuk di Persimpangan: Swakelola Rp 900 Juta dan Turunnya Layanan, Menunggu Tindakan Tegas Pemda?

December 12, 2025
Menghitung Hari akhir kontrak: Sengkarut Hukum dan Izin Lingkungan Tower BTS Balonggading

Menghitung Hari akhir kontrak: Sengkarut Hukum dan Izin Lingkungan Tower BTS Balonggading

January 28, 2026

Gebyar Jaranan Nganjuk 2025: Merayakan Budaya Lokal dalam Parade Hari Jadi ke-1088

May 4, 2025

Cara menghubungi pihak yang berwenang jika terjadi pungli di sekolah

4

Peran pemerintah daerah dalam memelihara kelestarian sumber air

4

Pendidikan Politik Indonesia yang Mencerahkan

0

Peran Pendidikan politik di Indonesia

0
Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

September 11, 2026
Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

September 10, 2026
GOLDEN Baby SPA Hadir di RSUD Ngimbang, Perluas Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

GOLDEN Baby SPA Hadir di RSUD Ngimbang, Perluas Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

September 9, 2026
Jejak Inovasi dan Kreatifitas SMK Al Huda Kediri di Era Motor Listrik

Jejak Inovasi dan Kreatifitas SMK Al Huda Kediri di Era Motor Listrik

September 9, 2026

Popular Stories

  • Data Statistik Koperasi Indonesia Terkini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Nganjuk di Persimpangan: Swakelola Rp 900 Juta dan Turunnya Layanan, Menunggu Tindakan Tegas Pemda?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menghitung Hari akhir kontrak: Sengkarut Hukum dan Izin Lingkungan Tower BTS Balonggading

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gebyar Jaranan Nganjuk 2025: Merayakan Budaya Lokal dalam Parade Hari Jadi ke-1088

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemimpinan Marhaen Djumadi: Merangkul Semua Elemen Masyarakat Nganjuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
edupolitik

Portal berita terpercaya dan akurat

Follow Us

Menus

  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis

Recent News

Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

September 11, 2026
Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

September 10, 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis

© 2024 EduPolitik - Portal Berita Terpercaya

No Result
View All Result
  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis

© 2024 EduPolitik - Portal Berita Terpercaya