• Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis
edupolitik
  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis
No Result
View All Result
  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis
No Result
View All Result
edupolitik
No Result
View All Result
Home Berita

Jerat Kwitansi ‘Sumbangan’ Rasa Pungli: Saat Ijazah dan Ujian di Nganjuk Harus ‘Ditebus’

edu-politik by edu-politik
March 4, 2026
in Berita, Kabupaten/Kota, Pendidikan
0
0
SHARES
32
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jerat Kwitansi ‘Sumbangan’ Rasa Pungli: Saat Ijazah dan Ujian di Nganjuk Harus ‘Ditebus’


NGANJUK – Di atas meja, empat lembar kwitansi kusam menjadi bukti bisu. Tertulis nominal bervariasi: Rp100.000, Rp300.000, hingga Rp400.000. Secara administratif, mereka berstempel “Komite Sekolah”. Secara narasi, mereka disebut “Sumbangan Kegiatan Sekolah”. Namun bagi para orang tua siswa di SMKN 1 Bagor dan SMKN 2 Nganjuk, kertas-kertas ini adalah “surat tagihan” yang menghimpit napas ekonomi mereka.
Gencarnya slogan pembangunan di Nganjuk rupanya belum mampu menyentuh lubuk terdalam dunia pendidikan yang masih carut-marut oleh dugaan pungutan liar (pungli).
Bukan Sumbangan, Tapi Pungutan yang Mengikat
Logika sumbangan seharusnya bersifat sukarela dan tidak mengikat. Namun, kesaksian wali murid justru mengungkap fakta sebaliknya. Pungutan ini bersifat wajib, mengikat secara nominal, dan ditentukan batas waktunya.
“Cicil sampai lunas,” demikian bunyi pesan getir dari salah satu orang tua. Ironisnya, pembayaran ini kerap berkelindan dengan hak dasar siswa: Kartu Ujian dan pengambilan Ijazah. Jika belum lunas, seolah-olah gerbang masa depan siswa digembok oleh urusan administratif yang berbalut kedok komite.
Intimidasi di Balik Kedok ‘Kunjungan Industri’
Fenomena ini kian kelam saat menyentuh ranah intimidasi. Di SMKN 2 Nganjuk, seorang orang tua melaporkan bahwa anaknya beserta 12 rekan lainnya diduga diintimidasi oleh pihak sekolah. Pemicunya sederhana namun prinsipil: mereka menolak ikut Study Tour yang dibungkus dengan istilah Kunjungan Industri (KI).
“Anak saya diintimidasi karena ngeyel tidak mau ikut,” lapor akun Risky Reyza di ruang digital. Hal ini menunjukkan adanya pola pemaksaan terselubung, di mana kegiatan non-akademik yang berbiaya mahal dipaksakan menjadi agenda wajib bagi siswa yang bahkan untuk makan sehari-hari pun mungkin harus berhitung.
DPRD Mulai Bergerak: Tak Boleh Diam di Tempat
Laporan warga ini akhirnya memicu reaksi politik. Anggota Komisi 4 DPRD Nganjuk, Pak Puguh, dilaporkan telah melakukan inspeksi mendadak ke SMKN 2 bersama rombongan kepolisian setelah menerima bukti-bukti foto dari warga.
Intervensi ini menjadi secercah harapan di tengah kegelapan birokrasi sekolah. Namun, publik menuntut lebih dari sekadar kunjungan. “Mohon tindak lanjut untuk hal ini tidak diam di tempat, tapi menghasilkan perubahan: Sekolah Nganjuk Anti Pungli,” tegas pesan yang beredar di komunitas wali murid.
Pesan untuk Penguasa Pendidikan
Praktek pungutan dengan dalih sumbangan komite adalah lagu lama yang terus diputar ulang. Di SMKN 1 Bagor, kwitansi yang ditandatangani oleh “Ali” menunjukkan pembayaran untuk “SKS” dan “Sumbangan Kegiatan” yang totalnya mencapai jutaan rupiah jika diakumulasi.
Kini, bola panas ada di tangan Dinas Pendidikan dan Pemerintah Kabupaten Nganjuk. Apakah mereka akan membiarkan sekolah menjadi “pasar” di mana hak pendidikan bisa diperjualbelikan, atau berani memutus rantai pungli yang mencekik rakyat kecil?
Selama ijazah masih dijadikan “sandera” atas kwitansi-kwitansi tak bermoral, maka slogan “Nganjuk Mblesat” hanyalah deretan huruf tanpa makna bagi mereka yang anaknya terancam putus sekolah karena biaya yang tak masuk akal. (Red)

Nganjuk, 4 Maret 2026

Previous Post

Nganjuk ‘Mblesat’ di Layar, Terperosok di Jalan: Menelusuri Jejak Digital Perlawanan Warga di Kolom Komentar

Next Post

Perkuat Jaringan Informasi Daerah, edu-politik.com Resmikan Kantor Perwakilan Mojokerto

edu-politik

edu-politik

Next Post

Perkuat Jaringan Informasi Daerah, edu-politik.com Resmikan Kantor Perwakilan Mojokerto

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Data Statistik Koperasi Indonesia Terkini

September 16, 2025
RSUD Nganjuk di Persimpangan: Swakelola Rp 900 Juta dan Turunnya Layanan, Menunggu Tindakan Tegas Pemda?

RSUD Nganjuk di Persimpangan: Swakelola Rp 900 Juta dan Turunnya Layanan, Menunggu Tindakan Tegas Pemda?

December 12, 2025
Menghitung Hari akhir kontrak: Sengkarut Hukum dan Izin Lingkungan Tower BTS Balonggading

Menghitung Hari akhir kontrak: Sengkarut Hukum dan Izin Lingkungan Tower BTS Balonggading

January 28, 2026

Gebyar Jaranan Nganjuk 2025: Merayakan Budaya Lokal dalam Parade Hari Jadi ke-1088

May 4, 2025

Cara menghubungi pihak yang berwenang jika terjadi pungli di sekolah

4

Peran pemerintah daerah dalam memelihara kelestarian sumber air

4

Pendidikan Politik Indonesia yang Mencerahkan

0

Peran Pendidikan politik di Indonesia

0
Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

September 11, 2026
Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

September 10, 2026
GOLDEN Baby SPA Hadir di RSUD Ngimbang, Perluas Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

GOLDEN Baby SPA Hadir di RSUD Ngimbang, Perluas Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

September 9, 2026
Jejak Inovasi dan Kreatifitas SMK Al Huda Kediri di Era Motor Listrik

Jejak Inovasi dan Kreatifitas SMK Al Huda Kediri di Era Motor Listrik

September 9, 2026

Popular Stories

  • Data Statistik Koperasi Indonesia Terkini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Nganjuk di Persimpangan: Swakelola Rp 900 Juta dan Turunnya Layanan, Menunggu Tindakan Tegas Pemda?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menghitung Hari akhir kontrak: Sengkarut Hukum dan Izin Lingkungan Tower BTS Balonggading

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gebyar Jaranan Nganjuk 2025: Merayakan Budaya Lokal dalam Parade Hari Jadi ke-1088

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemimpinan Marhaen Djumadi: Merangkul Semua Elemen Masyarakat Nganjuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
edupolitik

Portal berita terpercaya dan akurat

Follow Us

Menus

  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis

Recent News

Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

September 11, 2026
Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

September 10, 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis

© 2024 EduPolitik - Portal Berita Terpercaya

No Result
View All Result
  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis

© 2024 EduPolitik - Portal Berita Terpercaya