Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, mendorong masyarakat yang kesulitan membayar biaya sekolah untuk segera melapor kepada pemerintah, baik di tingkat daerah maupun pusat. Pernyataan ini disampaikan oleh pria yang akrab disapa Cak Imin saat menghadiri acara di Jakarta, Sabtu (11/1).
“Kalau ada masalah, sampaikan kepada pemerintah, baik ke pemerintah daerah, pemerintah pusat. Pasti akan kita carikan solusi,” tegas Cak Imin, sebagaimana dilansir dari Antara.
Menurutnya, pendidikan adalah hak dasar setiap warga negara, sehingga tidak boleh ada anak yang putus sekolah hanya karena kendala biaya. Ia menambahkan bahwa pemerintah berkomitmen untuk memberikan solusi terbaik bagi masyarakat yang menghadapi hambatan tersebut, termasuk dengan memanfaatkan program bantuan sosial atau skema pendidikan gratis di beberapa daerah.
Tanggapan Masyarakat
Pernyataan Cak Imin ini disambut positif oleh banyak pihak, termasuk para pemerhati pendidikan. Namun, beberapa warga menyampaikan harapan agar proses pelaporan dan pemberian bantuan tidak berbelit-belit.
“Program seperti ini bagus, tapi masyarakat sering bingung harus melapor ke mana. Ada yang ditolak atau dipingpong dari satu instansi ke instansi lain,” ujar Ibu Ratna, seorang warga Jakarta yang anaknya kesulitan membayar SPP.
Sementara itu, aktivis pendidikan, Arif Rahman, menyebut langkah ini perlu diimbangi dengan peningkatan transparansi dan efisiensi sistem birokrasi. “Pemerintah harus memastikan akses informasi jelas dan proses pelaporan mudah agar masyarakat tidak merasa putus asa,” katanya.
Pemerintah Daerah Siap Membantu
Beberapa pemerintah daerah telah menyiapkan mekanisme untuk menangani laporan terkait biaya pendidikan. Salah satu contohnya adalah program subsidi pendidikan bagi siswa kurang mampu yang sudah berjalan di beberapa kabupaten dan kota.
“Kami akan berkoordinasi dengan sekolah dan dinas pendidikan untuk segera menangani kasus seperti ini,” ujar seorang pejabat dari Dinas Pendidikan DKI Jakarta.
Dengan komitmen yang diutarakan Cak Imin, diharapkan tidak ada lagi anak Indonesia yang putus sekolah karena alasan ekonomi. Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan peluang ini dan segera melapor jika menghadapi kesulitan.





