Trenggalek, 5 September 2024 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek terus menunjukkan komitmennya dalam menurunkan angka stunting, yang kembali membuahkan hasil membanggakan. Wakil Presiden RI, K.H. Ma’ruf Amin, menyerahkan insentif fiskal sebesar Rp 5.664.213.000 kepada Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Penurunan Stunting di Jakarta, Rabu (4/9).
Dana insentif ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Kabupaten Trenggalek dalam menerapkan inovasi dan kerja keras menurunkan angka stunting secara signifikan. Dana tersebut akan dimanfaatkan untuk memperkuat program-program percepatan penurunan stunting, termasuk peningkatan gizi dan kesehatan anak-anak di Trenggalek.
Bupati Trenggalek Apresiasi Peran Masyarakat
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, yang akrab disapa Mas Ipin, mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan yang diterima. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan seluruh masyarakat, mulai dari kader kesehatan hingga para orang tua.
“Insentif ini kami persembahkan kepada semua komponen masyarakat yang peduli terhadap tumbuh kembang anak-anak. Berkat kerja keras bersama, stunting dapat terus menurun di Trenggalek,” ujar Mas Ipin.
Ia juga menyoroti peran penting organisasi masyarakat seperti PKK hingga tingkat desa yang ikut aktif dalam program-program inovatif seperti “Dapur Cinta”, yang menyediakan makanan tambahan bergizi, serta inisiatif lingkungan bersih melalui Adipura Desa dan Adipura RT.
Penghargaan untuk Desa Tegaren
Selain penghargaan untuk kabupaten, Desa Tegaren, Kecamatan Tugu, juga menerima penghargaan langsung dari Wakil Presiden. Desa ini dianggap berhasil menurunkan angka stunting secara signifikan, berkat upaya kolektif masyarakat dan pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak serta menjaga kebersihan lingkungan.
Mas Ipin berharap keberhasilan Desa Tegaren dapat menjadi teladan bagi desa-desa lain di Trenggalek untuk terus berinovasi dan memperkuat sinergi antarwarga.
“Desa Tegaren menjadi contoh nyata bahwa gotong royong dan inovasi di tingkat lokal dapat membawa perubahan besar. Semoga keberhasilan ini menginspirasi desa-desa lain untuk terus meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya anak-anak,” tambah Mas Ipin.
Mendorong Komitmen Ke Depan
Dana insentif yang diterima diharapkan mampu mempercepat realisasi program-program kesehatan dan pendidikan di Trenggalek, memperkokoh langkah menuju generasi bebas stunting. Pemkab Trenggalek berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan, pola asuh, dan pendidikan, sebagai bagian dari upaya menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera.
Trenggalek optimis, melalui kolaborasi dan inovasi, target menekan stunting dapat terus tercapai, menginspirasi daerah lain untuk melakukan hal serupa.





