• Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis
edupolitik
  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis
No Result
View All Result
  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis
No Result
View All Result
edupolitik
No Result
View All Result
Home Berita

Direksi BUMN Dilarang Main Golf, Istri Dilarang Jadi Komisaris Bayangan

edu-politik by edu-politik
June 19, 2025
in Berita, Nasional
0
0
SHARES
42
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 


“Direksi BUMN Dilarang Main Golf, Istri Dilarang Jadi Komisaris Bayangan”

Akhirnya, revolusi datang—bukan dari demonstran jalanan, tapi dari ruang rapat yang bosan dengan gaya sultan.

Jakarta – Di negeri yang begitu mencintai simbol status, akhirnya muncul satu suara waras dari kursi empuk Danantara. Chief Operating Officer Dony Oskaria tampil bak reformis dalam drama BUMN versi terbaru. Dalam diskusi yang lebih terasa seperti sesi detoks budaya, Dony menyampaikan lima larangan yang bisa bikin banyak direksi megap-megap: dilarang main golf saat jam kerja, dilarang bawa ajudan seperti presiden kecil, dilarang berutang budi, dilarang ditekan (kecuali oleh KPI), dan yang paling mencengangkan—istri dilarang ikut mengatur kantor.

Ya, benar. Kantor, menurut Dony, bukan warisan keluarga. Sebuah pernyataan revolusioner di era di mana “yang penting istri senang” bisa jadi prinsip manajemen.

Golf: Olahraga atau Rapat Tertutup?

Selama ini, banyak rakyat menduga bahwa keputusan besar diambil di lapangan golf, bukan di ruang direksi. Tapi menurut Dony, main golf di hari kerja tak lebih dari latihan memukul kepercayaan publik. Dan dengan dilarangnya aktivitas ini, siapa tahu para direksi akhirnya benar-benar belajar membaca laporan keuangan daripada scorecard golf.

Ajudan Banyak, Hasil Minim

Direksi BUMN selama ini kadang tampil seperti selebritas Korea yang butuh pengawalan 7 orang untuk jalan ke pantry. Tapi, dengan larangan protokoler berlebihan, kita mungkin akan melihat pemandangan langka: bos BUMN yang bisa buka pintu sendiri dan bawa tas sendiri—sebuah kemajuan evolusi organisasi yang layak mendapat standing ovation.

Istri, Tolong Jangan Ikut RUPS

Menurut Dony, keputusan kantor bukan menu arisan. Jadi, istri direksi tidak perlu ikut menentukan warna taplak ruang rapat, atau siapa yang duduk di kursi sekretaris direksi. “Kantor bukan warisan keluarga,” tegas Dony, mungkin setelah melihat terlalu banyak keputusan besar dibuat di antara hidangan sop buntut dan kue basah.

Hilang Budaya Feodal, Hadir Etika Profesional

Dalam upaya mencuci bersih nama BUMN dari cap sebagai taman bermain elite, Dony memperkenalkan langkah-langkah yang—kalau dijalankan serius—bisa membuat “direksi gaya sultan” masuk museum. Danantara ingin memunculkan sosok pimpinan yang bukan hanya canggih dalam Zoom meeting, tapi juga rendah hati di warung kopi.


Akhir Kata: Stop Gaya Sultan, Start Gaya Kerja

Jadi, jika Anda saat ini seorang direksi BUMN yang sedang baca ini di lapangan golf, sambil dikawal dua ajudan dan istri Anda sedang ikut presentasi divisi HR—mungkin ini saatnya rehat, bukan karena Anda lelah, tapi karena rakyat mulai sadar: BUMN bukan kerajaan, direksi bukan raja, dan etika bukan sekadar seminar.

Revolusi tidak harus berdarah. Kadang cukup larangan main golf dan istri yang tahu diri.


 

Previous Post

Bukan Warisan, Tapi Panggilan: Membelah Rantai Kemiskinan dari Statistik ke Harapan

Next Post

Ketika Aturan Jadi Celah: Potret Suram Hukum dalam Pengadaan Barang dan Jasa

edu-politik

edu-politik

Next Post

Ketika Aturan Jadi Celah: Potret Suram Hukum dalam Pengadaan Barang dan Jasa

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Data Statistik Koperasi Indonesia Terkini

September 16, 2025
RSUD Nganjuk di Persimpangan: Swakelola Rp 900 Juta dan Turunnya Layanan, Menunggu Tindakan Tegas Pemda?

RSUD Nganjuk di Persimpangan: Swakelola Rp 900 Juta dan Turunnya Layanan, Menunggu Tindakan Tegas Pemda?

December 12, 2025
Menghitung Hari akhir kontrak: Sengkarut Hukum dan Izin Lingkungan Tower BTS Balonggading

Menghitung Hari akhir kontrak: Sengkarut Hukum dan Izin Lingkungan Tower BTS Balonggading

January 28, 2026

Gebyar Jaranan Nganjuk 2025: Merayakan Budaya Lokal dalam Parade Hari Jadi ke-1088

May 4, 2025

Cara menghubungi pihak yang berwenang jika terjadi pungli di sekolah

4

Peran pemerintah daerah dalam memelihara kelestarian sumber air

4

Pendidikan Politik Indonesia yang Mencerahkan

0

Peran Pendidikan politik di Indonesia

0
Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

September 11, 2026
Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

September 10, 2026
GOLDEN Baby SPA Hadir di RSUD Ngimbang, Perluas Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

GOLDEN Baby SPA Hadir di RSUD Ngimbang, Perluas Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

September 9, 2026
Jejak Inovasi dan Kreatifitas SMK Al Huda Kediri di Era Motor Listrik

Jejak Inovasi dan Kreatifitas SMK Al Huda Kediri di Era Motor Listrik

September 9, 2026

Popular Stories

  • Data Statistik Koperasi Indonesia Terkini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Nganjuk di Persimpangan: Swakelola Rp 900 Juta dan Turunnya Layanan, Menunggu Tindakan Tegas Pemda?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menghitung Hari akhir kontrak: Sengkarut Hukum dan Izin Lingkungan Tower BTS Balonggading

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gebyar Jaranan Nganjuk 2025: Merayakan Budaya Lokal dalam Parade Hari Jadi ke-1088

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemimpinan Marhaen Djumadi: Merangkul Semua Elemen Masyarakat Nganjuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
edupolitik

Portal berita terpercaya dan akurat

Follow Us

Menus

  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis

Recent News

Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

September 11, 2026
Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

September 10, 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis

© 2024 EduPolitik - Portal Berita Terpercaya

No Result
View All Result
  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis

© 2024 EduPolitik - Portal Berita Terpercaya