Menolak Jadi “Biasa”: Anak Muda Ini Pilih Jadi Petani, Bukan Pegawai Kantoran
Oleh Tim Redaksi
Di tengah tren anak muda berlomba-lomba pakai lanyard dan duduk di ruang ber-AC, seorang pemuda di Banyuwangi justru memilih jalan yang jarang dilirik: menjadi petani. Bukan karena keterpaksaan, tapi karena pilihan. Sejak lulus SMA, ia memutuskan menggenggam cangkul, bukan ijazah kuliah.
“Katanya aneh,” begitu respon awal dari sekelilingnya.
Tapi buat dia, jadi petani bukan soal gengsi, tapi soal kontribusi.
Kenapa Petani Dianggap ‘Kalah Gaya’?
Bagi sebagian besar anak muda, profesi petani belum cukup seksi. Kotor, panas, dan tak bisa dipamerkan di Instagram. Padahal, dari tangan para petani lah kita bisa makan hari ini.
Di sisi lain, realita digital mempengaruhi citra kerja. Ruang kantor, setelan rapi, dan story ngopi di co-working space terasa jauh lebih ‘layak tayang’ dibanding lumpur sawah dan wajah legam karena matahari.
Namun, anak muda Banyuwangi ini membalik narasi itu. Ia menunjukkan bahwa bertani bukan sekadar tradisi—tapi bisa jadi strategi masa depan.
Tantangan & Harapan
“Awalnya dibilang nganggur, padahal tiap hari saya panen,” ujarnya.
Dengan pendekatan modern—pakai media sosial untuk promosi hasil tani, sistem tanam organik, hingga riset pupuk alami—dia membuktikan bahwa petani juga bisa adaptif dan inovatif.
Ia tak hanya menanam padi, tapi juga harapan bahwa generasi muda bisa kembali mencintai tanah.
Edukasi & Solusi:
- Rebranding profesi petani: Petani bukan profesi kuno. Dengan teknologi dan pasar digital, potensi pertanian terbuka lebar.
- Kurikulum vokasi pertanian: Sekolah kejuruan perlu didorong untuk menjadikan pertanian sebagai pilihan prestisius.
- Insentif untuk petani muda: Akses lahan, modal, dan pelatihan bisa membuka jalan lebih luas bagi generasi baru petani.
Pertanyaan untuk kita semua:
Kalau semua anak muda ingin jadi pegawai, siapa yang akan menanam makanan kita?
Yuk beri pendapatmu di kolom komentar—menurut kamu, apa yang perlu diubah agar profesi petani kembali dipilih dan dihargai?
#Banyuwangi #PetaniMuda #BeraniBeda #PetaniItuKeren #KabarBaik #FeatureAgrikultur





