• Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis
edupolitik
  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis
No Result
View All Result
  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis
No Result
View All Result
edupolitik
No Result
View All Result
Home Berita

Sekolah Rakyat: Pendidikan untuk Rakyat, Guru Tetap Cari Tuhan

Ketika negara ingin mendidik rakyat miskin, tapi guru-gurunya masih butuh keajaiban untuk hidup layak.

edu-politik by edu-politik
April 11, 2025
in Berita
0
0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 


Sekolah Rakyat: Pendidikan untuk Rakyat, Guru Tetap Cari Tuhan

Ketika negara ingin mendidik rakyat miskin, tapi guru-gurunya masih butuh keajaiban untuk hidup layak.


Jakarta – Di tengah hingar-bingar proyek mercusuar, Pemerintah kembali melempar wacana manis: Sekolah Rakyat. Disebut sebagai langkah mulia dari Kementerian Sosial bersama Kementerian PANRB, sekolah ini dijadwalkan mulai mendidik anak-anak bangsa pada Juli 2025. Semangatnya? Mengangkat rakyat lewat pendidikan. Konsepnya? Mirip PKL, tapi lebih nasionalis.

Menteri PANRB Rini Widyantini dan Mensos Saifullah Yusuf (alias Gus Ipul) terlihat semangat membangun 53 titik awal Sekolah Rakyat. Karena rakyat memang butuh pendidikan. Bukan untuk tahu haknya, tapi biar lebih sabar saat disuruh antre BLT.

Guru: Antara PNS, PPPK, dan Doa Panjang

Tapi mari kita bicara soal aktor utama pendidikan: guru. Rencana awal menyebut bahwa guru Sekolah Rakyat akan berasal dari kalangan PNS. Kalau tidak cukup? PPPK. Masih tidak cukup? PPPK paruh waktu. Kalau masih kurang juga? Ya mungkin nanti lewat open casting.

“Yang penting rakyat belajar, soal guru bisa makan atau enggak, itu urusan lain,” kata seorang guru honorer fiktif bernama Pak Tohir, sambil tertawa getir. Ia sudah 11 tahun mengabdi, dan kini berharap bisa masuk sebagai PPPK paruh waktu—syaratnya, bersedia mengajar sambil jualan gorengan.

Sekolah Rakyat: Sekolah Rasa Pameran

Dengan label “UPT Kementerian Sosial,” sekolah ini seolah menunjukkan betapa besar niat negara mendidik rakyat… sambil tetap memastikan tidak terlalu banyak menyinggung anggaran Kemendikbud. “Biar jelas, ini sekolah untuk rakyat, bukan sekolah elit. Jadi jangan harap fasilitas berlebih. Fokusnya pembentukan karakter, bukan pendingin ruangan,” ujar salah satu pejabat, mungkin sambil menandatangani anggaran pengadaan taplak meja senilai ratusan juta.

Pendidikan Kritis: Masih Tunggu ‘Nanti’

Lucunya, dalam seluruh rencana besar ini, tak satu pun kata “kurikulum” disebutkan. Entah rakyat akan diajari literasi hukum, sejarah kritis, atau teknik bertahan hidup di tengah subsidi yang dipangkas. Barangkali, yang penting seragam jadi dulu, baru diajarkan isi kepala.

“Pendidikan itu penting, tapi jangan sampai bikin rakyat terlalu pintar. Bisa-bisa nanti nanya soal transparansi APBD,” celetuk seorang pengamat pendidikan sambil membuka kembali data skandal dana BOS tahun lalu.


Sekolah Rakyat adalah harapan. Tapi seperti biasa, harapan itu seringkali disekolahkan terlalu dini—sementara kenyataannya masih bolos dari tanggung jawab. Semoga nanti, saat anak-anak Sekolah Rakyat mulai belajar membaca, mereka juga bisa membaca kenyataan.

#SekolahRakyat #SatirePendidikan #GuruJugaManusia #RakyatBelajarPejabatBerkuasa


 

Previous Post

Petasan Diadili, Korupsi Dibiarkan: Sebuah Drama Hukum Bernama ‘Prioritas’

Next Post

Pemkab Kediri Umumkan “Zero Kasus” PMK 2025, 500 Kasus Bingung Ke Mana

edu-politik

edu-politik

Next Post

Pemkab Kediri Umumkan "Zero Kasus" PMK 2025, 500 Kasus Bingung Ke Mana

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Data Statistik Koperasi Indonesia Terkini

September 16, 2025
RSUD Nganjuk di Persimpangan: Swakelola Rp 900 Juta dan Turunnya Layanan, Menunggu Tindakan Tegas Pemda?

RSUD Nganjuk di Persimpangan: Swakelola Rp 900 Juta dan Turunnya Layanan, Menunggu Tindakan Tegas Pemda?

December 12, 2025
Menghitung Hari akhir kontrak: Sengkarut Hukum dan Izin Lingkungan Tower BTS Balonggading

Menghitung Hari akhir kontrak: Sengkarut Hukum dan Izin Lingkungan Tower BTS Balonggading

January 28, 2026

Gebyar Jaranan Nganjuk 2025: Merayakan Budaya Lokal dalam Parade Hari Jadi ke-1088

May 4, 2025

Cara menghubungi pihak yang berwenang jika terjadi pungli di sekolah

4

Peran pemerintah daerah dalam memelihara kelestarian sumber air

4

Pendidikan Politik Indonesia yang Mencerahkan

0

Peran Pendidikan politik di Indonesia

0
Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

September 11, 2026
Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

September 10, 2026
GOLDEN Baby SPA Hadir di RSUD Ngimbang, Perluas Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

GOLDEN Baby SPA Hadir di RSUD Ngimbang, Perluas Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

September 9, 2026
Jejak Inovasi dan Kreatifitas SMK Al Huda Kediri di Era Motor Listrik

Jejak Inovasi dan Kreatifitas SMK Al Huda Kediri di Era Motor Listrik

September 9, 2026

Popular Stories

  • Data Statistik Koperasi Indonesia Terkini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Nganjuk di Persimpangan: Swakelola Rp 900 Juta dan Turunnya Layanan, Menunggu Tindakan Tegas Pemda?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menghitung Hari akhir kontrak: Sengkarut Hukum dan Izin Lingkungan Tower BTS Balonggading

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gebyar Jaranan Nganjuk 2025: Merayakan Budaya Lokal dalam Parade Hari Jadi ke-1088

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemimpinan Marhaen Djumadi: Merangkul Semua Elemen Masyarakat Nganjuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
edupolitik

Portal berita terpercaya dan akurat

Follow Us

Menus

  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis

Recent News

Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

September 11, 2026
Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

September 10, 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis

© 2024 EduPolitik - Portal Berita Terpercaya

No Result
View All Result
  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis

© 2024 EduPolitik - Portal Berita Terpercaya