• Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis
edupolitik
  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis
No Result
View All Result
  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis
No Result
View All Result
edupolitik
No Result
View All Result
Home Berita

Bantahan Petani Terhadap Klaim DPRD Nganjuk: Isu Kemiskinan Petani Padi Masih Membelenggu

edu-politik by edu-politik
April 4, 2025
in Berita
0
0
SHARES
29
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bantahan Petani Terhadap Klaim DPRD Nganjuk: Isu Kemiskinan Petani Padi Masih Membelenggu

Nganjuk, Jawa Timur – Meskipun Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nganjuk gencar memperjuangkan nasib petani padi di wilayah tersebut, masalah kemiskinan yang masih membelit petani sepertinya belum sepenuhnya mendapat perhatian serius. DPRD Nganjuk mengklaim telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan petani, termasuk menggelar hearing bersama Bulog dan Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk untuk membahas penyerapan gabah padi. Namun, banyak petani yang meragukan dampak nyata dari langkah-langkah tersebut terhadap kehidupan mereka.

Salah satu petani padi, Ahmad (45), warga Kecamatan Ngetos, menyampaikan ketidakpuasannya. “Kami sering mendengar janji-janji ini, namun kenyataannya harga gabah di tingkat petani tetap saja rendah. Kadang kami bahkan terpaksa menjual gabah dengan harga yang sangat murah karena tidak ada pilihan lain,” ujarnya. Ahmad mengungkapkan bahwa meskipun ada program pemerintah untuk membantu penyerapan gabah, harga yang ditawarkan oleh Bulog atau pembeli sering kali tidak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan untuk bertani, seperti biaya pupuk, benih, dan tenaga kerja.

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Nganjuk menunjukkan bahwa meskipun ada upaya pemerintah dalam mendukung sektor pertanian, angka kemiskinan di desa-desa pertanian tetap tinggi. Pada tahun 2023, BPS mencatat bahwa sekitar 18% dari total penduduk Nganjuk masih hidup di bawah garis kemiskinan, dengan mayoritas berasal dari kalangan petani. Fakta ini menunjukkan bahwa meskipun ada kebijakan pemerintah yang dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan petani, tantangan struktural dalam sektor pertanian masih sangat besar.

Menurut Wito (52), petani lainnya dari Desa Tanjung, solusi yang ditawarkan belum menyentuh akar masalah. “Kami tidak hanya membutuhkan program penyerapan gabah, tetapi juga akses yang lebih baik ke modal, pelatihan teknologi pertanian, dan pasar yang lebih stabil. Tanpa itu, kami akan terus terjebak dalam kemiskinan,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Nganjuk memang telah mengupayakan beberapa program bantuan seperti subsidi pupuk dan program pembinaan bagi petani. Namun, banyak petani merasa bahwa bantuan tersebut belum cukup efektif dalam meningkatkan pendapatan mereka. Selain itu, kondisi alam yang sering tidak menentu, serta ketergantungan pada harga pasar yang fluktuatif, menjadi tantangan tambahan yang tidak bisa diselesaikan dengan kebijakan semata.

Sejumlah petani juga menyarankan agar DPRD Nganjuk lebih fokus pada perbaikan sistem distribusi hasil pertanian, memperbaiki infrastruktur irigasi, serta membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk pertanian mereka. Hal ini dianggap penting agar hasil pertanian tidak hanya diserap oleh tengkulak atau Bulog dengan harga yang tidak adil.

Sebagai tambahan, penelitian yang dilakukan oleh lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang berfokus pada kesejahteraan petani mengungkapkan bahwa kurangnya akses terhadap teknologi pertanian modern dan permodalan menjadi penyebab utama rendahnya produktivitas petani di Nganjuk. Petani yang masih bergantung pada metode tradisional dan kesulitan mendapatkan modal untuk pembelian alat dan bibit berkualitas tinggi, sering kali terperosok dalam lingkaran kemiskinan.

Di tengah upaya DPRD untuk memberikan solusi, suara petani yang merasakan langsung dampak dari kebijakan ini perlu didengarkan lebih dalam. Diperlukan pendekatan yang lebih holistik untuk mengatasi kemiskinan petani, yang tidak hanya berfokus pada penyerapan gabah, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan jangka panjang melalui akses yang lebih baik terhadap sumber daya, teknologi, dan pasar yang adil.

Karena itu, meskipun langkah-langkah DPRD Nganjuk patut diapresiasi, tantangan nyata yang dihadapi petani di lapangan menunjukkan bahwa banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan agar petani padi benar-benar dapat merasakan kesejahteraan yang berkelanjutan.

Previous Post

Krisis Air di Sempu: Siapa yang Bertanggung Jawab?

Next Post

Meningkatnya Kejahatan di Jombang: Langkah Warga dan Pemerintah Menjaga Keamanan

edu-politik

edu-politik

Next Post

Meningkatnya Kejahatan di Jombang: Langkah Warga dan Pemerintah Menjaga Keamanan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Data Statistik Koperasi Indonesia Terkini

September 16, 2025
RSUD Nganjuk di Persimpangan: Swakelola Rp 900 Juta dan Turunnya Layanan, Menunggu Tindakan Tegas Pemda?

RSUD Nganjuk di Persimpangan: Swakelola Rp 900 Juta dan Turunnya Layanan, Menunggu Tindakan Tegas Pemda?

December 12, 2025
Menghitung Hari akhir kontrak: Sengkarut Hukum dan Izin Lingkungan Tower BTS Balonggading

Menghitung Hari akhir kontrak: Sengkarut Hukum dan Izin Lingkungan Tower BTS Balonggading

January 28, 2026

Gebyar Jaranan Nganjuk 2025: Merayakan Budaya Lokal dalam Parade Hari Jadi ke-1088

May 4, 2025

Cara menghubungi pihak yang berwenang jika terjadi pungli di sekolah

4

Peran pemerintah daerah dalam memelihara kelestarian sumber air

4

Pendidikan Politik Indonesia yang Mencerahkan

0

Peran Pendidikan politik di Indonesia

0
Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

September 11, 2026
Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

September 10, 2026
GOLDEN Baby SPA Hadir di RSUD Ngimbang, Perluas Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

GOLDEN Baby SPA Hadir di RSUD Ngimbang, Perluas Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

September 9, 2026
Jejak Inovasi dan Kreatifitas SMK Al Huda Kediri di Era Motor Listrik

Jejak Inovasi dan Kreatifitas SMK Al Huda Kediri di Era Motor Listrik

September 9, 2026

Popular Stories

  • Data Statistik Koperasi Indonesia Terkini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Nganjuk di Persimpangan: Swakelola Rp 900 Juta dan Turunnya Layanan, Menunggu Tindakan Tegas Pemda?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menghitung Hari akhir kontrak: Sengkarut Hukum dan Izin Lingkungan Tower BTS Balonggading

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gebyar Jaranan Nganjuk 2025: Merayakan Budaya Lokal dalam Parade Hari Jadi ke-1088

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemimpinan Marhaen Djumadi: Merangkul Semua Elemen Masyarakat Nganjuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
edupolitik

Portal berita terpercaya dan akurat

Follow Us

Menus

  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis

Recent News

Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

September 11, 2026
Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

September 10, 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis

© 2024 EduPolitik - Portal Berita Terpercaya

No Result
View All Result
  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis

© 2024 EduPolitik - Portal Berita Terpercaya