• Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis
edupolitik
  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis
No Result
View All Result
  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis
No Result
View All Result
edupolitik
No Result
View All Result
Home Berita

Meningkatnya Pekerja Migran dari Kabupaten Kediri: Antara Peluang dan Tantangan

edu-politik by edu-politik
January 16, 2025
in Berita
0
0
SHARES
23
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Meningkatnya Pekerja Migran dari Kabupaten Kediri: Antara Peluang dan Tantangan

Kediri, 16 Januari 2025 – Sepanjang tahun 2024, sebanyak 1.607 warga Kabupaten Kediri memilih bekerja ke luar negeri sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI). Angka ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, yang tercatat sekitar 1.200 orang.

Menurut data dari Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kediri, mayoritas pekerja migran berasal dari kalangan perempuan dengan jumlah 1.118 orang, sedangkan pekerja laki-laki sebanyak 489 orang. Negara tujuan favorit tetap didominasi oleh Taiwan (647 orang), Hong Kong (554 orang), dan Malaysia (160 orang).

Faktor Pendorong: Gaji Lebih Besar dan Peluang Kerja

Kepala Bidang Penempatan Tenaga Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kediri, Pramudianto, menyebutkan bahwa peningkatan jumlah pekerja migran ini dipicu oleh beberapa faktor utama:

  • Minimnya lapangan kerja di dalam negeri, terutama bagi tenaga kerja perempuan.
  • Selisih gaji yang signifikan, di mana upah pekerja di luar negeri lebih tinggi dibandingkan di Indonesia.
  • Tingginya permintaan tenaga kerja, khususnya di sektor rumah tangga dan pabrik di negara tujuan.

Sebagian besar PMI asal Kediri bekerja di sektor formal seperti industri manufaktur di Taiwan dan Malaysia, sementara di Hong Kong, mereka lebih banyak bekerja di sektor informal sebagai pekerja rumah tangga.

Pemerintah Gencarkan Edukasi dan Pencegahan Jalur Ilegal

Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar keberangkatan ke luar negeri dilakukan secara resmi dan sesuai prosedur.

“Kami ingin memastikan bahwa warga yang bekerja di luar negeri mendapatkan perlindungan hukum dan hak-hak mereka terpenuhi,” ujarnya.

Selain itu, Pemkab Kediri juga menangani 21 PMI ilegal yang dideportasi sepanjang tahun 2024. Pemerintah telah membantu proses pemulangan mereka dan memberikan pendampingan agar mereka bisa mendapatkan pekerjaan yang lebih aman di masa depan.

Peluang dan Tantangan Bagi Pekerja Migran

Meskipun bekerja di luar negeri menawarkan peluang ekonomi yang lebih baik, tantangan yang dihadapi para PMI juga tidak sedikit. Risiko eksploitasi, kondisi kerja yang berat, hingga persoalan hukum dan administratif sering menjadi kendala bagi pekerja yang berangkat tanpa dokumen resmi.

Oleh karena itu, pemerintah terus mengimbau masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih jalur keberangkatan dan selalu mematuhi prosedur yang telah ditetapkan. Dengan langkah yang tepat, para pekerja migran diharapkan dapat meraih kesejahteraan tanpa menghadapi risiko besar.

Previous Post

Truk Dump dan Truk Boks Adu Banteng di Jegles Tarokan, Kedua Sopir Luka-Luka

Next Post

Fakta Hukum vs Fakta Jurnalistik: Perbedaan yang Mendasar dalam Menyajikan Kebenaran

edu-politik

edu-politik

Next Post

Fakta Hukum vs Fakta Jurnalistik: Perbedaan yang Mendasar dalam Menyajikan Kebenaran

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Data Statistik Koperasi Indonesia Terkini

September 16, 2025
RSUD Nganjuk di Persimpangan: Swakelola Rp 900 Juta dan Turunnya Layanan, Menunggu Tindakan Tegas Pemda?

RSUD Nganjuk di Persimpangan: Swakelola Rp 900 Juta dan Turunnya Layanan, Menunggu Tindakan Tegas Pemda?

December 12, 2025
Menghitung Hari akhir kontrak: Sengkarut Hukum dan Izin Lingkungan Tower BTS Balonggading

Menghitung Hari akhir kontrak: Sengkarut Hukum dan Izin Lingkungan Tower BTS Balonggading

January 28, 2026

Gebyar Jaranan Nganjuk 2025: Merayakan Budaya Lokal dalam Parade Hari Jadi ke-1088

May 4, 2025

Cara menghubungi pihak yang berwenang jika terjadi pungli di sekolah

4

Peran pemerintah daerah dalam memelihara kelestarian sumber air

4

Pendidikan Politik Indonesia yang Mencerahkan

0

Peran Pendidikan politik di Indonesia

0
Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

September 11, 2026
Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

September 10, 2026
GOLDEN Baby SPA Hadir di RSUD Ngimbang, Perluas Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

GOLDEN Baby SPA Hadir di RSUD Ngimbang, Perluas Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

September 9, 2026
Jejak Inovasi dan Kreatifitas SMK Al Huda Kediri di Era Motor Listrik

Jejak Inovasi dan Kreatifitas SMK Al Huda Kediri di Era Motor Listrik

September 9, 2026

Popular Stories

  • Data Statistik Koperasi Indonesia Terkini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Nganjuk di Persimpangan: Swakelola Rp 900 Juta dan Turunnya Layanan, Menunggu Tindakan Tegas Pemda?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menghitung Hari akhir kontrak: Sengkarut Hukum dan Izin Lingkungan Tower BTS Balonggading

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gebyar Jaranan Nganjuk 2025: Merayakan Budaya Lokal dalam Parade Hari Jadi ke-1088

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemimpinan Marhaen Djumadi: Merangkul Semua Elemen Masyarakat Nganjuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
edupolitik

Portal berita terpercaya dan akurat

Follow Us

Menus

  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis

Recent News

Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

September 11, 2026
Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

September 10, 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis

© 2024 EduPolitik - Portal Berita Terpercaya

No Result
View All Result
  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis

© 2024 EduPolitik - Portal Berita Terpercaya