Prestasi yang Membanggakan dari SMAN 1 Ngronggot: Dari Wushu hingga Pramuka
Nganjuk – Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh siswa-siswi SMAN 1 Ngronggot. Dalam dua momentum berbeda, sekolah ini berhasil menorehkan juara di tingkat Jawa Timur maupun kabupaten. Deretan prestasi tersebut menjadi bukti nyata komitmen sekolah dalam membentuk generasi muda yang unggul tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga olahraga dan kepramukaan.
Salah satunya datang dari Anjani Putri Rahmawati, siswi berprestasi yang berhasil meraih Juara 1 Junior 56 Kg Putri dalam Kejuaraan Wushu Skanega Elite Champions Piala DISPORA 2025 se-Jawa Timur yang digelar di SMK Negeri 3 Jombang pada 6–7 September 2025. Dengan ketekunan latihan dan semangat juang tinggi, Anjani mampu mengharumkan nama sekolah sekaligus daerahnya.
Di sisi lain, tim Pramuka SMAN 1 Ngronggot juga tidak kalah membanggakan. Mereka sukses meraih gelar Juara Terkokoh Lomba Pioneering dalam kategori Penegak dan Pandega yang diselenggarakan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Nganjuk pada 28 Agustus 2025. Prestasi ini menunjukkan bahwa kerja sama tim, disiplin, dan keterampilan lapangan mampu melahirkan hasil terbaik.
Kepala Sekolah: Perempuan Pertama, Semangat Berprestasi
Dalam kesempatan wawancara, Dr. Priyanti Rusanti S., S.Sos., M.Pd., Kepala SMAN 1 Ngronggot sekaligus kepala sekolah perempuan pertama di sekolah ini, mengungkapkan kebanggaannya.
“Prestasi yang diraih Anjani dan tim Pramuka adalah wujud nyata dari kerja keras, disiplin, dan dukungan semua pihak di SMAN 1 Ngronggot. Sebagai lembaga pendidikan, kami tidak hanya menekankan capaian akademik, tetapi juga pengembangan potensi diri siswa di bidang non-akademik,” ujar Dr. Priyanti.
Beliau yang juga doktor Manajemen Pendidikan dari Universitas Negeri Surabaya menegaskan pentingnya membangun ekosistem pendidikan yang mendukung lahirnya generasi tangguh.
“Sebagai kepala sekolah, saya ingin memastikan setiap siswa punya ruang untuk berkembang. Baik itu olahraga, seni, sains, maupun organisasi. Dengan begitu, mereka tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki karakter dan daya juang,” tambahnya.
Makna Edukatif bagi Generasi Muda
Prestasi ganda yang diraih SMAN 1 Ngronggot menyimpan pesan penting bagi dunia pendidikan: bahwa pendidikan karakter berjalan seiring dengan pendidikan akademik. Wushu mengajarkan sportivitas, keberanian, dan kedisiplinan individu. Sementara Pramuka menanamkan nilai gotong royong, kepemimpinan, dan kecakapan hidup.
Dr. Priyanti berharap, keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk berani mencoba, bekerja keras, dan pantang menyerah.
Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, SMAN 1 Ngronggot membuktikan bahwa sekolah bisa menjadi laboratorium kehidupan bagi generasi muda. Dari arena wushu hingga lapangan Pramuka, siswa belajar arti perjuangan, kebersamaan, dan kemenangan.
Dengan dukungan kepemimpinan visioner dari Dr. Priyanti Rusanti S., S.Sos., M.Pd., SMAN 1 Ngronggot tampak kian kokoh menapaki jalan panjang menuju sekolah yang “Berbakti, dan Berprestasi.” (Andik)






