• Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis
edupolitik
  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis
No Result
View All Result
  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis
No Result
View All Result
edupolitik
No Result
View All Result
Home Berita

Saat Kejaksaan Tak Lagi Tertidur: Palu Para Hakim Digugat Balik oleh Hukum

edu-politik by edu-politik
July 11, 2025
in Berita, Nasional
0
0
SHARES
35
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Saat Kejaksaan Tak Lagi Tertidur: Palu Para Hakim Digugat Balik oleh Hukum


JAKARTA – SURABAYA | Edu-Politik.com — Dalam peta besar peradilan Indonesia, kejutan sesungguhnya bukan datang dari ruang sidang, tapi dari ruang penyidikan. Di saat publik mulai lelah berharap pada integritas peradilan, Kejaksaan Agung RI, khususnya melalui tangan tajam Jampidsus (Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus), mulai mengguncang sistem dari dalam.

Kasus suap pembebasan Ronald Tannur oleh hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjadi pembuka borok lama: bahwa toga bisa dibeli, dan vonis bisa dinegosiasikan.


🔍 Tak Menunggu Laporan, Jaksa Bergerak

Tidak seperti lembaga lain yang menunggu laporan masyarakat viral dulu baru bertindak, penyidik Jampidsus justru memulai proses dari hasil intelijen internal dan penelusuran aliran dana mencurigakan. Dari situlah dibuka tabir korupsi bertingkat.

Dengan cepat, tiga hakim dan satu pengacara ditetapkan sebagai tersangka. Tak berhenti di situ, mantan Ketua PN Surabaya, Rudi Suparmono, juga diseret karena diduga ikut mengatur skenario vonis bebas melalui intervensi struktur majelis hakim.

Yang menarik, penetapan tersangka hanya memerlukan satu kali pemeriksaan. Mengapa? Karena bukti sudah terlalu kuat. Rekening, percakapan, saksi, hingga uang miliaran yang disita dari penggeledahan—semuanya mengarah pada satu skema: suap sistemik.


💼 Kejaksaan vs Peradilan: Babak Baru Reformasi?

Kejaksaan Agung tidak hanya menggugat individu, tetapi menggugat ulang kredibilitas institusi peradilan itu sendiri. Ini bukan lagi perkara satu dua hakim nakal, melainkan benturan struktural antara penegakan hukum dan budaya “tutup mata” dalam lembaga peradilan.

Jampidsus, yang selama ini identik dengan kasus korporasi atau mega proyek, kini menancapkan kukunya ke wilayah yang dulu dianggap terlalu “rapat”: institusi yudisial.

Langkah ini mendapat dukungan publik luas. Sebab untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir, lembaga kejaksaan terlihat bukan sekadar menjadi pelengkap KPK, tapi berdiri sebagai garda depan pembongkar mafia hukum.


🧾 Catatan Kritis

Kejaksaan memang tengah membuktikan tajinya, tapi ujian sesungguhnya belum selesai. Mampukah mereka konsisten menyisir dugaan intervensi dari oknum Mahkamah Agung yang diduga terlibat dalam pengaturan majelis?

Penyidik sudah sampai ke pintu gerbang struktural, kini publik menanti: apakah mereka akan masuk dan bersih-bersih sampai ke akar? Ataukah kasus ini akan berhenti pada “aktor lapangan” saja?


Di tengah skeptisisme publik terhadap hukum, Kejaksaan Agung tampil sebagai harapan baru—walau masih rapuh. Langkah berani mereka membongkar suap hakim PN Surabaya layak diapresiasi, tapi juga harus dikawal. Karena musuh terbesarnya bukan hanya mafia hukum, tapi juga budaya impunitas yang sudah terlalu lama bercokol.


Penulis: Redaksi Edu-Politik
Sumber: Kejaksaan Agung RI, Jampidsus, putusan PN Surabaya, KompasTV, Tempo, Okezone
Tagar: #JampidsusBerani #BongkarMafiaHukum #KejaksaanTakTertidur #ReformasiYudisial #EduPolitikFeature


 

Previous Post

Drama Di Balik Palu: Saat Keadilan Dinegosiasikan di Meja Makan

Next Post

Wajib Tapi Tak Pasti: Menelusuri Jejak Mandatory Spending di APBD 2025

edu-politik

edu-politik

Next Post

Wajib Tapi Tak Pasti: Menelusuri Jejak Mandatory Spending di APBD 2025

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Data Statistik Koperasi Indonesia Terkini

September 16, 2025
RSUD Nganjuk di Persimpangan: Swakelola Rp 900 Juta dan Turunnya Layanan, Menunggu Tindakan Tegas Pemda?

RSUD Nganjuk di Persimpangan: Swakelola Rp 900 Juta dan Turunnya Layanan, Menunggu Tindakan Tegas Pemda?

December 12, 2025
Menghitung Hari akhir kontrak: Sengkarut Hukum dan Izin Lingkungan Tower BTS Balonggading

Menghitung Hari akhir kontrak: Sengkarut Hukum dan Izin Lingkungan Tower BTS Balonggading

January 28, 2026

Gebyar Jaranan Nganjuk 2025: Merayakan Budaya Lokal dalam Parade Hari Jadi ke-1088

May 4, 2025

Cara menghubungi pihak yang berwenang jika terjadi pungli di sekolah

4

Peran pemerintah daerah dalam memelihara kelestarian sumber air

4

Pendidikan Politik Indonesia yang Mencerahkan

0

Peran Pendidikan politik di Indonesia

0
Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

September 11, 2026
Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

September 10, 2026
GOLDEN Baby SPA Hadir di RSUD Ngimbang, Perluas Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

GOLDEN Baby SPA Hadir di RSUD Ngimbang, Perluas Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

September 9, 2026
Jejak Inovasi dan Kreatifitas SMK Al Huda Kediri di Era Motor Listrik

Jejak Inovasi dan Kreatifitas SMK Al Huda Kediri di Era Motor Listrik

September 9, 2026

Popular Stories

  • Data Statistik Koperasi Indonesia Terkini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Nganjuk di Persimpangan: Swakelola Rp 900 Juta dan Turunnya Layanan, Menunggu Tindakan Tegas Pemda?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menghitung Hari akhir kontrak: Sengkarut Hukum dan Izin Lingkungan Tower BTS Balonggading

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gebyar Jaranan Nganjuk 2025: Merayakan Budaya Lokal dalam Parade Hari Jadi ke-1088

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemimpinan Marhaen Djumadi: Merangkul Semua Elemen Masyarakat Nganjuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
edupolitik

Portal berita terpercaya dan akurat

Follow Us

Menus

  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis

Recent News

Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

September 11, 2026
Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

September 10, 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis

© 2024 EduPolitik - Portal Berita Terpercaya

No Result
View All Result
  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis

© 2024 EduPolitik - Portal Berita Terpercaya