• Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis
edupolitik
  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis
No Result
View All Result
  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis
No Result
View All Result
edupolitik
No Result
View All Result
Home Berita

Dari Tengah Kebun Menuju FKG UGM: Langkah Kecil Sahida yang Menggetarkan Bangsa

edu-politik by edu-politik
July 4, 2025
in Berita, Nasional
0
0
SHARES
35
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dari Tengah Kebun Menuju FKG UGM: Langkah Kecil Sahida yang Menggetarkan Bangsa

Kulon Progo – Pagi itu, suara ayam bersahut di balik pepohonan pisang, dan embun masih menempel malu-malu di daun kelapa. Di tengah kebun di Desa Ngentakrejo, seorang gadis remaja mengenakan jilbab coklat sedang mencuci piring di dapur rumah bambu. Rumah itu—tanpa tembok semen dan berlantai tanah—berdiri sederhana di antara sawah-sawah yang membentang.

Tak disangka, beberapa menit kemudian, mobil kampus Universitas Gadjah Mada berhenti di jalan tanah. Turunlah Wakil Rektor dan Dekan Fakultas Kedokteran Gigi. Mereka mencari satu nama yang membuat seluruh kampus gempar karena kisah perjuangannya: Sahida Ilmi.


Lahir dari Peluh Petani, Tumbuh dalam Cita-Cita

Sahida adalah anak kedua dari pasangan Sugi dan istri. Sang ayah sehari-hari bekerja sebagai petani musiman, buruh, dan kadang mengangkut kayu. Penghasilan tak menentu, tapi nilai yang ditanamkan dalam keluarga selalu tetap: “Sekolah adalah jalan keluar.”

“Bapak selalu bilang: Nduk, walau kita orang kebun, kamu harus bisa sekolah tinggi,” cerita Sahida, matanya berkaca-kaca.

Di SMA Negeri 1 Wates, Sahida bukan sekadar siswi biasa. Ia langganan masuk lima besar, aktif ikut O2SN, dan tekun mendalami biologi dan fisika. Tak pernah les, tak pernah punya HP mahal, tapi tekun membaca dan belajar dari buku bekas serta pinjaman.


Menembus Gerbang UGM

Lewat jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Sahida mencantumkan Fakultas Kedokteran Gigi UGM sebagai pilihan pertama—fakultas bergengsi yang tak semua siswa berani mimpi. Namun doa, kerja keras, dan restu dari rumah berdinding gedek itu, menjawab semuanya.

Pengumuman SNBP jadi momen sakral: Sahida diterima. Tangis keluarga pecah, bukan karena sedih, melainkan lega—mimpi dari kebun bisa tembus ke kampus terbaik negeri.


UGM Menjemput Pelita Desa

Kisah Sahida viral. Bukan karena ia mengemis simpati, tapi karena kisahnya menyentuh nurani. Saat UGM datang ke rumahnya, media sosial membuncah. Tapi suasana tetap sederhana. Sahida hanya tersenyum gugup, tangan masih bau sabun cuci piring.

“Ini bukan sekadar kunjungan,” kata Wakil Rektor UGM. “Ini bentuk penghargaan UGM pada pelajar-pelajar tangguh Indonesia yang tidak menyerah oleh keadaan.”


Harapan dari Tengah Sawah

Kini, Sahida bersiap pindah ke Yogyakarta. Ia akan meninggalkan rumah bambu dan memulai hidup baru sebagai mahasiswa kedokteran gigi. Tapi di hatinya, desa dan kebun tetap rumah utama.

Ia berjanji akan kembali. “Saya ingin suatu hari nanti, anak-anak desa seperti saya punya akses dokter gigi yang baik, yang paham rasanya hidup jauh dari kota.”


Penutup: Cahaya dari Sudut Terpencil

Kisah Sahida bukan hanya tentang kelulusan. Ia adalah simbol bahwa mimpi tidak kenal kelas sosial, bahwa tekad bisa lebih tajam dari pisau kemiskinan, dan bahwa kampus besar seperti UGM pun melihat bukan dari dompet, melainkan dari semangat dan nilai juang.

Di tengah gempuran konten viral kosong, Sahida hadir sebagai narasi yang meneduhkan:
Dari kebun yang sunyi, lahirlah cahaya harapan untuk Indonesia yang lebih adil.


 

Previous Post

Macan Putih Berlatih di GDJ, Rakyat Kediri Dapat Apa?

Next Post

Antara Angkringan, Anak di Bawah Umur, dan Etika Publik: Satpol PP Razia SLG Kediri, Rakyat Dapat Apa?

edu-politik

edu-politik

Next Post

Antara Angkringan, Anak di Bawah Umur, dan Etika Publik: Satpol PP Razia SLG Kediri, Rakyat Dapat Apa?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Data Statistik Koperasi Indonesia Terkini

September 16, 2025
RSUD Nganjuk di Persimpangan: Swakelola Rp 900 Juta dan Turunnya Layanan, Menunggu Tindakan Tegas Pemda?

RSUD Nganjuk di Persimpangan: Swakelola Rp 900 Juta dan Turunnya Layanan, Menunggu Tindakan Tegas Pemda?

December 12, 2025
Menghitung Hari akhir kontrak: Sengkarut Hukum dan Izin Lingkungan Tower BTS Balonggading

Menghitung Hari akhir kontrak: Sengkarut Hukum dan Izin Lingkungan Tower BTS Balonggading

January 28, 2026

Gebyar Jaranan Nganjuk 2025: Merayakan Budaya Lokal dalam Parade Hari Jadi ke-1088

May 4, 2025

Cara menghubungi pihak yang berwenang jika terjadi pungli di sekolah

4

Peran pemerintah daerah dalam memelihara kelestarian sumber air

4

Pendidikan Politik Indonesia yang Mencerahkan

0

Peran Pendidikan politik di Indonesia

0
Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

September 11, 2026
Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

September 10, 2026
GOLDEN Baby SPA Hadir di RSUD Ngimbang, Perluas Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

GOLDEN Baby SPA Hadir di RSUD Ngimbang, Perluas Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

September 9, 2026
Jejak Inovasi dan Kreatifitas SMK Al Huda Kediri di Era Motor Listrik

Jejak Inovasi dan Kreatifitas SMK Al Huda Kediri di Era Motor Listrik

September 9, 2026

Popular Stories

  • Data Statistik Koperasi Indonesia Terkini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Nganjuk di Persimpangan: Swakelola Rp 900 Juta dan Turunnya Layanan, Menunggu Tindakan Tegas Pemda?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menghitung Hari akhir kontrak: Sengkarut Hukum dan Izin Lingkungan Tower BTS Balonggading

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gebyar Jaranan Nganjuk 2025: Merayakan Budaya Lokal dalam Parade Hari Jadi ke-1088

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemimpinan Marhaen Djumadi: Merangkul Semua Elemen Masyarakat Nganjuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
edupolitik

Portal berita terpercaya dan akurat

Follow Us

Menus

  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis

Recent News

Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

September 11, 2026
Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

September 10, 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis

© 2024 EduPolitik - Portal Berita Terpercaya

No Result
View All Result
  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis

© 2024 EduPolitik - Portal Berita Terpercaya