Mobil CSR, Hadiah atau Hutang Terselubung?
Oleh: Redaksi Rakyat Jelata
Wajah Bupati sumringah, kamera wartawan sibuk mengabadikan momen ketika sebuah mobil seharga Rp 464 juta diserahkan oleh Bank Jatim Cabang Nganjuk ke Pemkab. Tentu saja, ini bukan mobil biasa — ini CSR, Corporate Social Responsibility, alias sumbangan sukarela perusahaan demi menunjukkan “kepedulian sosial”.
Mari kita angkat alis sejenak dan bertanya:
CSR ini bentuk kepedulian… atau cara halus menambal bolong anggaran pelayanan publik?
Hakikat CSR, menurut UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas Pasal 74, adalah kewajiban hukum bagi perusahaan, khususnya yang bergerak di sektor sumber daya alam. CSR bukan donasi, bukan sedekah, melainkan bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL).
CSR juga diperkuat lewat:
- PP No. 47 Tahun 2012 tentang TJSL
- UU No. 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal
Namun, ketika mobil CSR diberikan langsung ke pemerintah daerah, muncul pertanyaan menggelitik:
Apakah ini benar untuk kepentingan masyarakat? Ataukah karena anggaran negara tidak cukup atau salah prioritas?
Lalu muncul jawaban klise:
“Kan tidak ada larangan, CSR bisa untuk siapa saja asal untuk kebaikan.”
Benar, secara hukum tidak ada larangan pemberian CSR ke pemerintah. Tapi bukankah roh CSR adalah untuk pemberdayaan masyarakat, bukan untuk memperbaiki sistem birokrasi yang seharusnya sudah dibiayai pajak?
Kalau logika “tidak dilarang berarti sah” terus dipakai, nanti bisa-bisa:
- Meja camat disumbang minimarket,
- Ambulans puskesmas dari leasing,
- Dan papan nama desa bertuliskan logo sponsor.
Lalu kita tepuk tangan, sambil bilang, “Alhamdulillah, dibantu lagi.”
Sementara pajak rakyat tak jelas arahnya, dan pembangunan bergantung pada belas kasih perusahaan.
Negara idealnya hadir lewat kebijakan yang adil dan anggaran yang cukup, bukan lewat CSR yang disulap jadi solusi struktural.
#CSRvsNegara #SatirePembangunan #CSRItuKewajiban #BankJatimCSR #MobilPelayanan #NegaraCSR #CSRAtauPR #HakikatCSR #CSRbukanSPONSOR #PanggungBirokrasi #KritikMembangun





