BLITAR: Cekdam Kali Bladak, “Surga” Bagi Pengendara Sepeda Motor yang Berani Uji Nyali
Siapa sangka, salah satu jalur alternatif yang menghubungkan Kabupaten Blitar bagian utara dengan Kabupaten Kediri ternyata menjadi tempat wisata ekstrim gratis, khususnya bagi para pengendara sepeda motor. Ya, kita berbicara tentang cekdam Kali Bladak yang terletak di kawasan Desa Kedawung dan Desa Sumberasri, Kecamatan Nglegok. Tak perlu tiket mahal untuk merasakan sensasi adrenalin, cukup melintasi jalan yang rusak parah ini, dan Anda sudah bisa merasakan pengalaman yang seru!
Tak hanya sekedar jalur alternatif, jalan ini kini memiliki “fitur khusus” berupa lubang-lubang menganga yang terletak strategis di setiap sudut. Jangan khawatir jika Anda kebetulan mengendarai sepeda motor! Genangan air yang muncul setiap kali hujan bisa dengan mudah menutupi jebakan-jebakan berbahaya tersebut, menambah keseruan pengalaman Anda.
“Pengendara sepeda motor harus ekstra hati-hati karena rawan terperosok. Banyak lubang yang tertutup air hujan,” ujar Sutomo, warga setempat yang sepertinya sudah terbiasa dengan ‘safari’ jalanan ini. Tak hanya sekedar lubang, jika beruntung, Anda bisa menikmati sensasi “terjun bebas” ke dalam genangan yang menunggu di bawah permukaan jalan.
Bagi yang suka tantangan, jalur ini juga menawarkan pemandangan yang tak kalah menantang. Menghubungkan Desa Kedawung dan Desa Sumberasri dengan Desa Sidorejo di Kecamatan Ponggok, cekdam Kali Bladak adalah salah satu jalur lingkar Gunung Kelud yang terkenal dengan “pemandangannya yang beragam” – dari yang asri, sampai yang penuh dengan lumpur dan genangan air yang siap menguji keseimbangan.
Tentunya, tidak ada yang lebih memuaskan daripada merasakan sensasi off-road tanpa perlu membeli motor trail. Siapa butuh jalan mulus dan aman ketika Anda bisa mendapatkan “petualangan gratis” ini?
Namun, bagi mereka yang lebih memilih jalan yang aman dan bebas tantangan, sebaiknya mencari alternatif lain atau mungkin menunggu pemerintah setempat untuk mendeklarasikan cekdam Kali Bladak sebagai “sirkuit balap ekstrem resmi”. Tentu saja, kita masih berharap ada perubahan—seperti pembangunan kembali jalan ini yang lebih layak. Sampai saat itu tiba, jangan lupa untuk menyiapkan helm dan mental baja!
Selengkapnya baca di: Blitarkawentar
#radartulungagung #radarblitar #radartrenggalek #kotablitar #kabupatenblitar #viral #viralblitar #berita #beritaindonesia #beritaviral #beritahariini #blitar #blitar24jam #blitarkawentar #blitarhariini





