Gelora Daha Jayati: Stadion Mewah, Anggaran Minim, dan Rumput yang Lebih Berharga dari Emas

Kediri, 8 April 2025 – Gelora Daha Jayati (GDJ), stadion megah yang terletak di dekat Bandara Dhoho, kini tengah menjalani kehidupan yang cukup rumit. Meski baru saja dibangun dengan anggaran yang tidak sedikit, stadion yang diharapkan menjadi kebanggaan Kabupaten Kediri ternyata butuh dana yang tak kalah besar setiap bulannya. Dan, ya, anggaran tersebut bukan untuk membeli prestasi olahraga, melainkan untuk memelihara… rumput.
Menurut Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Kediri, Irwan Candra Wahyu Purnama, melalui Kabid Cupta Karya Joko Riyanto, setiap bulan diperlukan dana Rp 60 juta untuk memastikan stadion ini tetap ‘hidup’. Jumlah yang cukup fantastis jika dibandingkan dengan sebagian besar anggaran daerah lainnya, tapi tak ada yang bisa mengalahkan biaya untuk merawat rumput stadion.
“Dari Rp 60 juta yang dibutuhkan, setengahnya—yaitu Rp 30 juta—dikhususkan hanya untuk merawat rumput. Iya, rumput itu,” kata Joko Riyanto dengan nada serius. “Sisanya, Rp 30 juta, digunakan untuk pemeliharaan rutin lainnya, seperti listrik, air, dan tentu saja, jasa sekuriti yang menjaga agar rumput tetap dalam keadaan aman.”
Tentu saja, rumput stadion Gelora Daha Jayati ini bukan rumput sembarangan. Dengan perawatan seharga Rp 30 juta, bisa dibilang stadion ini memiliki rumput yang lebih berharga daripada sebagian besar properti yang ada di Kabupaten Kediri. Jika stadion ini bisa berbicara, mungkin dia akan berterima kasih atas perhatian yang diberikan pada setiap helai rumputnya.
Sementara itu, anggaran untuk pemeliharaan stadion yang megah ini terus mengundang tanda tanya. Sebagian besar masyarakat bertanya-tanya, apakah stadion ini akan pernah digunakan untuk tujuan utama—seperti pertandingan sepak bola atau acara olahraga lainnya—atau hanya akan menjadi tempat yang dirawat dengan sangat hati-hati, hanya untuk melihat rumputnya tumbuh subur dan para sekuriti menjaga ketenangannya.
Dengan anggaran yang begitu besar, mungkin saja Gelora Daha Jayati bisa menjadi stadion dengan rumput paling terawat di dunia, meski siapa yang tahu kapan akhirnya digunakan untuk tujuan yang lebih besar. Namun, satu hal yang pasti, setiap helai rumput di stadion ini lebih terlindungi daripada sebagian besar orang yang berjuang untuk biaya hidup mereka.
Semoga saja, suatu hari nanti, stadion ini tidak hanya menjadi simbol pemeliharaan rumput yang mewah, tetapi juga menjadi saksi dari pertandingan yang membuat masyarakat Kediri berbangga hati. Untuk sekarang, kita harus puas dengan rumput yang terpelihara dengan sempurna.





