• Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis
edupolitik
  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis
No Result
View All Result
  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis
No Result
View All Result
edupolitik
No Result
View All Result
Home Berita

Kepemimpinan Tanpa Sempurna Akademik: Realita Kepala Desa dan Lurah Tulungagung

edu-politik by edu-politik
March 11, 2025
in Berita, Kabupaten/Kota
0
0
SHARES
8
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kepemimpinan Tanpa Sempurna Akademik: Realita Kepala Desa dan Lurah Tulungagung

Di balik pesona alam dan dinamika kehidupan desa di Tulungagung, tersimpan fakta menarik mengenai latar belakang pendidikan para pemimpin wilayah. Di 271 desa dan kelurahan yang tersebar di 19 kecamatan, terdapat 257 kepala desa dan 14 lurah yang dipercaya untuk memimpin masyarakat. Meski terlihat bahwa gelar akademik sering diidentikkan dengan kemampuan memimpin, data Badan Pusat Statistik (BPS) Tulungagung mengungkapkan cerita yang berbeda.

Menurut data BPS, mayoritas kepala desa di wilayah ini—sekitar 58,11 persen—merupakan lulusan SMA sederajat. Sementara itu, 39,62 persen dari mereka menamatkan pendidikan di tingkat akademi atau perguruan tinggi. Hanya 2,27 persen saja yang lulusan SMP sederajat. Data ini menunjukkan bahwa dalam praktik kepemimpinan desa, pendidikan formal yang tinggi bukanlah satu-satunya kriteria utama.

Di tengah percaturan angka-angka tersebut, terdapat sebuah filosofi kepemimpinan yang kian ditekankan oleh masyarakat setempat. Seorang warga Tulungagung, dengan gaya bahasa khas yang kental dengan nuansa kekeluargaan, menyatakan,

“Lek desamu, lurahe lulusan opo, Cah? Jan-jane ndak penting lulusan opo, Cah. Seng penting beliau iso mimpin, amanah, tur iso ngayomi wargane. Yato?”

Pernyataan tersebut menyiratkan bahwa kepercayaan masyarakat tidak semata-mata diberikan atas gelar atau latar belakang pendidikan, melainkan lebih pada kemampuan memimpin dengan amanah dan kepedulian terhadap warga. Meski gelar sarjana kerap dianggap sebagai standar keunggulan, realita di lapangan menunjukkan bahwa kesederhanaan dan pengalaman juga memainkan peran penting.

Kisah para kepala desa dan lurah di Tulungagung memberikan gambaran bahwa kualifikasi kepemimpinan tidak harus diukur dari seberapa tinggi jenjang pendidikan yang ditempuh. Dalam konteks daerah, pemimpin yang memiliki kedekatan dengan masyarakat dan paham akan kearifan lokal justru mampu menjalankan amanah untuk menyatukan dan memberdayakan warganya. Banyak di antara mereka yang mengandalkan pengalaman lapangan, kecerdasan emosional, dan kemampuan beradaptasi dengan dinamika kehidupan desa yang terus berkembang.

Meski demikian, fenomena di balik statistik ini juga mengundang refleksi. Di satu sisi, meningkatnya angka lulusan akademi menunjukkan adanya upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor pemerintahan desa. Di sisi lain, kenyataan bahwa mayoritas pemimpin hanya lulusan SMA sederajat mengingatkan kita bahwa kualitas kepemimpinan tidak hanya ditentukan oleh ijazah, melainkan juga oleh karakter, integritas, dan dedikasi dalam menjalankan tugas.

Melalui perspektif ini, masyarakat Tulungagung mengajukan pertanyaan mendasar: Apakah yang terpenting dalam kepemimpinan desa adalah latar belakang akademik, ataukah kemampuan memimpin dan mengayomi warga yang sesungguhnya? Jawaban yang muncul tampaknya jelas, yaitu kemampuan untuk memimpin dengan hati, amanah, dan penuh pengabdian kepada masyarakat—nilai-nilai yang sulit diukur dengan angka atau gelar semata.

Previous Post

Aksi Cepat dan Dedikasi Tim URC Drainase: Menyelamatkan Terminal Lama Nganjuk dari Ancaman Banjir

Next Post

Upaya Hukum Mengeksekusi Putusan Nafkah Anak Tanpa Unsur Condemnatoir

edu-politik

edu-politik

Next Post

Upaya Hukum Mengeksekusi Putusan Nafkah Anak Tanpa Unsur Condemnatoir

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Data Statistik Koperasi Indonesia Terkini

September 16, 2025
RSUD Nganjuk di Persimpangan: Swakelola Rp 900 Juta dan Turunnya Layanan, Menunggu Tindakan Tegas Pemda?

RSUD Nganjuk di Persimpangan: Swakelola Rp 900 Juta dan Turunnya Layanan, Menunggu Tindakan Tegas Pemda?

December 12, 2025
Menghitung Hari akhir kontrak: Sengkarut Hukum dan Izin Lingkungan Tower BTS Balonggading

Menghitung Hari akhir kontrak: Sengkarut Hukum dan Izin Lingkungan Tower BTS Balonggading

January 28, 2026

Gebyar Jaranan Nganjuk 2025: Merayakan Budaya Lokal dalam Parade Hari Jadi ke-1088

May 4, 2025

Cara menghubungi pihak yang berwenang jika terjadi pungli di sekolah

4

Peran pemerintah daerah dalam memelihara kelestarian sumber air

4

Pendidikan Politik Indonesia yang Mencerahkan

0

Peran Pendidikan politik di Indonesia

0
Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

September 11, 2026
Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

September 10, 2026
GOLDEN Baby SPA Hadir di RSUD Ngimbang, Perluas Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

GOLDEN Baby SPA Hadir di RSUD Ngimbang, Perluas Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

September 9, 2026
Jejak Inovasi dan Kreatifitas SMK Al Huda Kediri di Era Motor Listrik

Jejak Inovasi dan Kreatifitas SMK Al Huda Kediri di Era Motor Listrik

September 9, 2026

Popular Stories

  • Data Statistik Koperasi Indonesia Terkini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Nganjuk di Persimpangan: Swakelola Rp 900 Juta dan Turunnya Layanan, Menunggu Tindakan Tegas Pemda?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menghitung Hari akhir kontrak: Sengkarut Hukum dan Izin Lingkungan Tower BTS Balonggading

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gebyar Jaranan Nganjuk 2025: Merayakan Budaya Lokal dalam Parade Hari Jadi ke-1088

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemimpinan Marhaen Djumadi: Merangkul Semua Elemen Masyarakat Nganjuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
edupolitik

Portal berita terpercaya dan akurat

Follow Us

Menus

  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis

Recent News

Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

September 11, 2026
Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

September 10, 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis

© 2024 EduPolitik - Portal Berita Terpercaya

No Result
View All Result
  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis

© 2024 EduPolitik - Portal Berita Terpercaya