KEDIRI – Pemerintah Kabupaten Kediri dan Pemerintah Kota Kediri mengumumkan kesiapan penyaluran dana puluhan miliar rupiah sebagai Tunjangan Hari Raya (THR) bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayahnya.
Dalam rangka menyambut perayaan hari raya dan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja para pegawai negeri, kedua pihak pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran signifikan untuk THR. Langkah ini diambil guna meningkatkan kesejahteraan ASN serta mendorong aktivitas ekonomi masyarakat di tengah suasana libur.
Menurut pejabat dari Pemkab Kediri, alokasi dana THR merupakan bukti nyata komitmen pemerintah daerah untuk menghargai kerja keras ASN yang selama ini turut berkontribusi dalam pembangunan daerah. “THR adalah bentuk apresiasi atas dedikasi dan kinerja para ASN, terutama di masa-masa penuh tantangan. Dana yang telah kami siapkan diharapkan dapat membantu para pegawai menikmati perayaan hari raya dengan penuh keberkahan,” ujarnya.
Sementara itu, pihak Pemkot Kediri menegaskan bahwa penyaluran THR ini akan dilakukan secara transparan dan merata, sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku. Proses distribusi dana akan diawasi dengan ketat agar tidak terjadi penyimpangan dan seluruh ASN mendapatkan haknya. “Kami berkomitmen memastikan seluruh ASN, tanpa terkecuali, dapat menerima THR tepat waktu. Langkah ini juga diharapkan dapat menstimulasi perekonomian lokal melalui peningkatan daya beli masyarakat,” kata pejabat Pemkot Kediri.
Penyiapan dana THR ini juga dianggap sebagai upaya sinergis antara pemerintah daerah dan ASN dalam memperkuat kinerja birokrasi serta meningkatkan semangat kerja menjelang libur hari raya. Keduanya berharap, dengan adanya dana THR yang cukup, para pegawai negeri tidak hanya merasa dihargai tetapi juga dapat berkontribusi lebih optimal dalam melaksanakan tugas-tugas keseharian.
Langkah strategis ini menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Kota Kediri tak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik, tetapi juga memperhatikan kesejahteraan sumber daya manusia yang menjadi ujung tombak pembangunan daerah.
— Redaksi Kediri





