Di Balik Kesigapan: Layanan Prima PDAM Tirta Dharma Purabaya di Bulan Ramadan

Kabupaten Madiun, Jawa Timur – Di tengah semangat suci Ramadhan 1445 Hijriah, PDAM Tirta Dharma Purabaya Kabupaten Madiun menunjukkan dedikasinya dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat, meskipun dengan penyesuaian jam kerja yang lebih singkat bagi pegawai administrasi.
Meskipun kantor administrasi beroperasi dengan waktu terbatas, komitmen untuk memastikan ketersediaan air bersih tak pernah surut. “Hak pelanggan atas ketersediaan air bersih akan tetap diutamakan,” ujar Kasubag Umum PDAM Tirta Dharma Purabaya. Ia menegaskan bahwa berbagai strategi telah disiapkan untuk mengantisipasi potensi gangguan pengaliran, sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap optimal.
Di balik layar, petugas teknis bekerja tanpa henti selama 24 jam. “Meskipun jam kerja pegawai administrasi lebih singkat, pelayanan pegawai teknis tetap berjalan 24 jam untuk mengolah air bersih. Petugas teknis juga siap siaga apabila terjadi gangguan pengaliran, baik karena kerusakan pompa maupun kebocoran pipa distribusi,” ungkapnya. Komitmen inilah yang memastikan bahwa meskipun terjadi perubahan pola penggunaan air di saat-saat penting seperti sahur, buka puasa, dan tarawih, aliran air bersih ke pelanggan tidak terputus.
Tak hanya itu, tim teknis PDAM juga telah mengambil langkah antisipatif untuk mengatasi masalah tekanan berlebih pada pipa yang bisa menyebabkan kebocoran. Mereka menyesuaikan tekanan air dan mengamankan cadangan di bak penampungan (reservoir), terutama pada puncak kegiatan Ramadhan. Hal ini menjadi sangat penting mengingat adanya kemungkinan gangguan pengaliran akibat faktor alam, seperti peningkatan curah hujan yang dapat menyebabkan banjir dan membawa lumpur ke sungai. “Ketika curah hujan tinggi, endapan lumpur yang terbawa banjir dapat meningkatkan kekeruhan air, sehingga proses pengolahan di instalasi menjadi lebih sulit. Oleh karena itu, kami memaksimalkan daya tampung bak penyimpanan agar pasokan air bersih tetap terjaga hingga kondisi sungai kembali normal,” jelas Direktur Teknik melalui Kasubag Umum.
Untuk memastikan respon cepat terhadap gangguan yang mungkin terjadi, PDAM Tirta Dharma Purabaya juga mendukung operasionalnya dengan 11 unit armada tangki air berkapasitas 4.000 liter yang tersebar di seluruh wilayah pelayanan. Armada ini berperan penting dalam menyalurkan air bersih kepada pelanggan sesegera mungkin apabila terjadi gangguan pada pipa distribusi.
Selama bulan Ramadhan, pelayanan di seluruh loket cabang PDAM mengalami penyesuaian waktu, yakni dari hari Senin sampai Kamis pukul 08.00 WIB hingga 12.00 WIB, dan hari Jumat pukul 08.00 WIB hingga 11.00 WIB. Masyarakat juga dihimbau untuk melakukan pembayaran tepat waktu melalui berbagai layanan yang telah disediakan, guna menjaga kelancaran administrasi dan pengolahan air bersih.
Melalui rangkaian penyesuaian dan inovasi operasional tersebut, PDAM Tirta Dharma Purabaya tidak hanya berfokus pada pengolahan air, tetapi juga berkomitmen untuk memberikan layanan prima kepada masyarakat selama bulan suci Ramadhan. Di balik setiap tetes air bersih yang mengalir, tersimpan upaya keras dan dedikasi para petugas yang bekerja tanpa henti, menjaga keberlangsungan hidup dan kesehatan masyarakat di Kabupaten Madiun.
Penulis: Adi Wijaya Andik





