Transformasi Stasiun Kediri: Pemkot Alokasikan Rp 9 Miliar untuk Penataan Kawasan
Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri berkomitmen untuk merevitalisasi kawasan Stasiun Kediri yang telah beroperasi sejak tahun 1980-an. Proyek penataan ini akan mencakup area dari monumen lokomotif hingga Jalan Dhoho, dengan tujuan meningkatkan estetika dan kenyamanan bagi masyarakat serta pengunjung.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kediri, Yono Heryadi, mengonfirmasi bahwa perencanaan proyek ini telah selesai pada tahun 2024. “Dengan demikian, pelaksanaannya bisa dilakukan tahun ini,” ujarnya. Pemkot Kediri telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 9 miliar untuk mendukung realisasi proyek ini.
Selain upaya dari Pemkot, PT Kereta Api Indonesia (KAI) juga telah melakukan berbagai perbaikan di Stasiun Kediri. Langkah-langkah tersebut meliputi peningkatan akses jalan masuk dan perluasan area parkir untuk mengakomodasi peningkatan jumlah pengguna jasa kereta api. Pada September 2024, PT KAI meresmikan Monumen Lokomotif seri C1140 di area stasiun sebagai bagian dari upaya menjaga sejarah perkeretaapian di Kota Kediri.
Kolaborasi antara Pemkot Kediri dan PT KAI diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal serta meningkatkan kenyamanan bagi pengguna jasa kereta api dan masyarakat sekitar.





