Hampir Seperlima Penduduk Miskin Indonesia Ada di Jawa Tengah: Upaya Pengentasan Kemiskinan di Provinsi Tengah
Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menjadi sorotan dalam upaya pengentasan kemiskinan di Indonesia. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah, pada September 2024, persentase penduduk miskin di Jateng tercatat sebesar 9,58%, dengan jumlah penduduk miskin mencapai 3,40 juta orang. citeturn0search3
Kontribusi Jawa Tengah terhadap Kemiskinan Nasional
Dengan jumlah penduduk miskin yang signifikan, Jateng berkontribusi hampir seperlima dari total penduduk miskin Indonesia. Hal ini menunjukkan tantangan besar dalam upaya pengentasan kemiskinan di tingkat nasional.
Inisiatif Pemerintah dalam Pengentasan Kemiskinan
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), telah mengadakan pertemuan dengan pilar-pilar sosial dari Kabupaten Pekalongan, Batang, dan Kendal di UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan pada 12 Februari 2025. Pertemuan ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi dan sinergi dalam program pengentasan kemiskinan di Jateng. Gus Ipul menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat dalam upaya ini.
Strategi Kemensos ke Depan
Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono, menyatakan bahwa arah kerja Kemensos ke depan tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan sosial, tetapi juga pada pemberdayaan sosial. Program ini bertujuan untuk mengubah status Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menjadi Keluarga Berdaya Mandiri (KBM), yang diharapkan dapat meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga.
Tantangan dan Harapan
Meskipun terdapat penurunan persentase penduduk miskin di Jateng, tantangan besar masih dihadapi dalam upaya pengentasan kemiskinan. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta menjadi kunci dalam mencapai target pengurangan kemiskinan yang lebih signifikan.





