Dinas Kesehatan Kota Kediri Lakukan Fogging di Sekolah-Sekolah Pasca Temuan Kasus DBD
KEDIRI – Setelah terdeteksinya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di beberapa sekolah, Dinas Kesehatan Kota Kediri langsung bergerak cepat dengan melakukan fogging (pengasapan) di lingkungan sekolah yang terdampak. Aksi ini merupakan langkah preventif untuk mengendalikan penyebaran penyakit DBD yang kian mengkhawatirkan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri, dr. Muhammad Fajri Mubasysyir, melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Hendik Supriyanto, mengungkapkan bahwa fogging dilakukan setelah adanya kajian mendalam terkait lokasi yang terindikasi menjadi sumber penyebaran penyakit. “Fogging kami lakukan setelah memastikan bahwa temuan kasus DBD berasal dari lingkungan sekolah. Langkah ini sangat penting untuk mencegah semakin meluasnya penyebaran penyakit,” ujar Hendik.
Kegiatan fogging tersebut dimulai sejak sepekan lalu, dan difokuskan pada sekolah-sekolah yang diketahui memiliki kasus DBD. Hal ini diharapkan bisa memutus rantai penyebaran penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti.
Menurut data yang dihimpun oleh Dinas Kesehatan, kasus DBD di Kota Kediri mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa minggu terakhir. Tindakan fogging ini dilakukan sebagai respons cepat untuk mengurangi populasi nyamuk penyebar virus dan meminimalisir potensi penularan lebih lanjut.
“Upaya fogging ini adalah salah satu langkah yang sangat diperlukan, selain itu kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, menutup tempat penampungan air, dan menghindari tempat yang dapat menjadi sarang nyamuk,” tambah Hendik.
Selain fogging, Dinas Kesehatan Kota Kediri juga melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat dan sekolah terkait cara-cara pencegahan DBD, seperti dengan menggunakan obat nyamuk, memakai pakaian panjang, dan membersihkan lingkungan secara rutin.
Pihak Pemkot Kediri berkomitmen untuk terus memantau dan menanggulangi wabah DBD agar tidak semakin meluas. Masyarakat pun diimbau untuk bekerja sama dalam menjaga kebersihan lingkungan sebagai upaya pencegahan lebih lanjut.





