• Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis
edupolitik
  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis
No Result
View All Result
  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis
No Result
View All Result
edupolitik
No Result
View All Result
Home Berita

Mobil Siaga Desa: Antara Kesehatan Warga dan Kesejahteraan Perangkat Desa

edu-politik by edu-politik
February 11, 2025
in Berita, Nasional
0
0
SHARES
19
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Mobil Siaga Desa: Antara Kesehatan Warga dan Kesejahteraan Perangkat Desa

Oleh: Eko

Dalam sebuah langkah yang seharusnya memperlihatkan keseriusan pemerintah dalam meningkatkan layanan kesehatan desa, hadir sebuah program mobil siaga desa. Namun, meski tujuan awalnya mulia—yaitu memastikan warga desa mendapatkan akses cepat ke perawatan medis—mobil siaga desa sepertinya malah lebih sering digunakan untuk urusan yang lebih ‘siaga’ bagi perangkat desa.

Ya, Anda tidak salah baca. Mobil yang awalnya dimaksudkan untuk membantu mengangkut pasien darurat atau mereka yang membutuhkan perawatan medis secepatnya, kini lebih banyak digunakan untuk mengantar perangkat desa ke acara pertemuan, hingga sesekali mampir ke warung kopi terdekat. Tentu saja, semua demi “kesejahteraan perangkat desa”. Lagipula, siapa yang butuh ambulans jika sedang tidak ada yang sakit, kan?

“Memang, ada kalanya mobil itu digunakan untuk keperluan medis,” kata Kepala Desa, yang mungkin lebih paham tentang ‘keperluan medis’ semacam kunjungan rutin ke pusat perbelanjaan. “Tapi, ya namanya juga darurat. Kadang darurat itu bisa berarti buru-buru ke luar desa untuk rapat atau ke acara sosial. Lagi pula, kalau nggak dipakai, mubazir kan?”

Sungguh sebuah inovasi yang luar biasa dalam dunia pemerintahan. Jika mobil ambulans di kota-kota besar selalu siap mengantar pasien ke rumah sakit, di desa kita bisa bangga karena mobil siaga desa siap untuk memastikan perangkat desa bisa tiba tepat waktu di tempat acara atau bahkan ke lokasi wisata. Tidak hanya memberi kesan tanggap darurat, mobil ini juga memberikan kesan eksklusif—hanya untuk mereka yang berhak menikmati kenyamanan fasilitas pemerintah.

Namun, meski tujuan pengadaan mobil siaga desa mulia, kenyataan di lapangan terkadang membuat kita bertanya-tanya: Apakah benar mobil ini digunakan untuk masyarakat yang membutuhkan, atau justru lebih sering digunakan untuk perjalanan pribadi? Tak jarang, warga desa yang seharusnya mendapatkan perhatian lebih merasa seperti penonton dalam drama yang berjudul “Pemerintahan Desa Siaga”.

Dugaan bahwa program ini lebih banyak memberi keuntungan bagi perangkat desa daripada warga pun akhirnya mencuat. Alih-alih digunakan untuk layanan medis atau sebagai sarana untuk mempercepat penanganan penyakit, mobil siaga desa ini lebih sering digunakan untuk “menjaga siaga” perangkat desa agar tidak tertinggal dari acara yang sesungguhnya tidak terlalu mendesak. Apakah ini juga termasuk dalam kategori darurat?

Warga desa yang berharap mobil siaga itu datang cepat saat mereka butuh justru lebih sering mendengar cerita dari perangkat desa tentang perjalanan mereka ke luar desa yang tidak ada hubungannya dengan urusan kesehatan. “Wah, kalau mobil siaga itu ada, bisa langsung jalan-jalan deh,” ujar seorang warga dengan nada miris.

Pada akhirnya, kita semua perlu merenungkan, apakah mobil siaga desa ini memang untuk kesejahteraan masyarakat atau lebih kepada “kesia-siaan perjalanan” bagi perangkat desa? Yang jelas, ada satu hal yang pasti—di desa ini, siaga bisa berarti banyak hal. Mungkin, yang dibutuhkan adalah mobil siaga untuk memperbaiki siaga dari kebijakan yang tidak sesuai dengan harapan rakyat.

Previous Post

Minyak Bawang Putih: Sejuta Manfaat dalam Satu Tetes

Next Post

Analisis Hukum Terkait Pemasangan Stiker Penunggak Utang oleh BRI di Rumah Nasabah

edu-politik

edu-politik

Next Post

Analisis Hukum Terkait Pemasangan Stiker Penunggak Utang oleh BRI di Rumah Nasabah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Data Statistik Koperasi Indonesia Terkini

September 16, 2025
RSUD Nganjuk di Persimpangan: Swakelola Rp 900 Juta dan Turunnya Layanan, Menunggu Tindakan Tegas Pemda?

RSUD Nganjuk di Persimpangan: Swakelola Rp 900 Juta dan Turunnya Layanan, Menunggu Tindakan Tegas Pemda?

December 12, 2025
Menghitung Hari akhir kontrak: Sengkarut Hukum dan Izin Lingkungan Tower BTS Balonggading

Menghitung Hari akhir kontrak: Sengkarut Hukum dan Izin Lingkungan Tower BTS Balonggading

January 28, 2026

Gebyar Jaranan Nganjuk 2025: Merayakan Budaya Lokal dalam Parade Hari Jadi ke-1088

May 4, 2025

Cara menghubungi pihak yang berwenang jika terjadi pungli di sekolah

4

Peran pemerintah daerah dalam memelihara kelestarian sumber air

4

Pendidikan Politik Indonesia yang Mencerahkan

0

Peran Pendidikan politik di Indonesia

0
Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

September 11, 2026
Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

September 10, 2026
GOLDEN Baby SPA Hadir di RSUD Ngimbang, Perluas Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

GOLDEN Baby SPA Hadir di RSUD Ngimbang, Perluas Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

September 9, 2026
Jejak Inovasi dan Kreatifitas SMK Al Huda Kediri di Era Motor Listrik

Jejak Inovasi dan Kreatifitas SMK Al Huda Kediri di Era Motor Listrik

September 9, 2026

Popular Stories

  • Data Statistik Koperasi Indonesia Terkini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Nganjuk di Persimpangan: Swakelola Rp 900 Juta dan Turunnya Layanan, Menunggu Tindakan Tegas Pemda?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menghitung Hari akhir kontrak: Sengkarut Hukum dan Izin Lingkungan Tower BTS Balonggading

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gebyar Jaranan Nganjuk 2025: Merayakan Budaya Lokal dalam Parade Hari Jadi ke-1088

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemimpinan Marhaen Djumadi: Merangkul Semua Elemen Masyarakat Nganjuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
edupolitik

Portal berita terpercaya dan akurat

Follow Us

Menus

  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis

Recent News

Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

Alih Alih Dikelola Pemdes, Tanah Kas Desa Ngebrak Kediri yang Tanpa Lelang Malah Difungsikan untuk Parkir Truk

September 11, 2026
Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

Gantungan Ember dan Rebutan Berkah: Hangatnya Tradisi Maulid di Musholla Fattakhul Ulum 

September 10, 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis

© 2024 EduPolitik - Portal Berita Terpercaya

No Result
View All Result
  • Beranda
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
  • Berita
  • Desa
  • Kabupaten/kota
  • Provinsi
  • Nasional
  • Partai
  • Pendidikan
  • Karir
  • PEMILU/PILKADA
  • DATA
  • Konsultasi Hukum Gratis

© 2024 EduPolitik - Portal Berita Terpercaya